SHOPPING CART

close

Apakah Ada Seorang Nabi Yang Bodoh Alias Dungu?

Apakah Allah pernah memberikan amanah kenabian kepada seorang yang lugu dan berpikiran pendek? Apakah ada seorang nabi yang lugu dan bodoh?

Mustahil

Jawabannya sudah jelas: Mustahil!

Bagaimana mungkin Allah memberikan amanah yang demikian berat sekaligus demikian mulia kepada seorang yang tidak selayaknya. Orang yang tidak begitu cerdas pun akan mengatakan bahwa hal itu adalah mustahil.

Bodohnya orang kafir

Suatu saat, orang-orang kafir memiliki argumen yang amat menggelikan. Bahwa mereka hanya akan mau beriman, apabila mereka juga menerima wahyu seperti para nabi.

Tentu saja argumen ini tidak bisa dibenarkan sama sekali. Bagaimana mungkin Allah memberikan wahyu kepada orang-orang durjana seperti mereka.

Selain amanah yang berat, wahyu juga merupakan kemuliaan terbesar yang diberikan Allah kepada manusia-manusia terbaik. Sungguh menggelikan argumen yang dibangun orang-orang kafir itu.

Diabadikan dalam al-Qur’an

Demikian menggelikan argumen orang-orang kafir itu, sehingga Allah mengabadikannya dalam al-Qur’an sebagai pelajaran dan hiburan bagi orang-orang yang beriman.

Allah Swt. berfirman:

وَإِذَا جَاءَتْهُمْ آَيَةٌ قَالُوا لَنْ نُؤْمِنَ حَتَّى نُؤْتَى مِثْلَ مَا أُوتِيَ رُسُلُ اللَّهِ، اللَّهُ أَعْلَمُ حَيْثُ يَجْعَلُ رِسَالَتَهُ، سَيُصِيبُ الَّذِينَ أَجْرَمُوا صَغَارٌ عِنْدَ اللَّهِ وَعَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا كَانُوا يَمْكُرُونَ.

Apabila datang sesuatu ayat kepada mereka, mereka berkata, “Kami tidak akan beriman sehingga diberikan kepada kami yang serupa dengan apa yang telah diberikan kepada utusan-utusan Allah.”

Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan. Orang-orang yang berdosa, nanti akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan siksa yang keras, disebabkan mereka selalu membuat tipu daya.”

(al-An’am: 124)

Binatang ternak pun lebih cerdas

Dan siapakah manusia yang lebih bodoh daripada orang-orang kafir? Bahkan binatang ternak pun lebih cerdas dibandingkan mereka. Allah Swt. berfirman:

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ، لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آَذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا، أُولَئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ.

Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia. Mereka mempunyai akal, tetapi tidak mereka gunakan untuk memahami. Mereka mempunyai mata, tetapi tidak mereka gunakan untuk melihat. Dan mereka memiliki telinga, tetapi tidak mereka gunakan untuk mendengarkan. Mereka seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. (al-A’raf: 179)

Dalam ayat di atas, Allah Swt. menegaskan, bahwa orang-orang kafir itu masuk neraka bukan karena kebetulan. Mereka masuk neraka karena kebodohan mereka sendiri. Mereka punya berbagai sarana berfikir, tapi tidak menggunakannya. Na’ûdzu billâh min dzâlik

_____________

Sumber dan Bacaan: 

– Buku ar-Rusul war-Risalat‘, Syeikh Umar Sulaiman al-Asyqat.

– Artikel Shifat al-Anbiya’ war RusulSyeikh Batul ad-Daghim. mawdoo3.com

– Buku Dahsyatnya 4 Sifat NabiAhda Bina A. Lc. 

Tags:

One thought on “Apakah Ada Seorang Nabi Yang Bodoh Alias Dungu?

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.