SHOPPING CART

close
Kaidah Fiqih

Kaidah Fiqih 20: Yang Mengikuti Tidak Boleh Mendahului Yang Diikuti

التَّابِعُ لَا يَتَقَدَّمُ عَلَي الْمَتْبُوْعِ

At-taa-bi-‘u laa ya-ta-qad-da-mu ‘a-lal-mat-buu’.

Yang mengikuti tidak boleh mendahului yang diikuti.

Contoh:

1. Makmum shalat tidak boleh mendahului gerakan maupun bacaan imam.

2. Kita tidak boleh menjual ataupun menyewakan barang yang belum sah menjadi milik kita.

3. Seorang laki-laki belum boleh “menyentuh” perempuan yang belum sah menjadi istrinya.

4. Anggota pasukan tidak boleh bergerak sebelum ada perintah dari komandan.

Catatan:

1. Kaidah ini ada kaitannya dengan kaidah lain, yaitu:

التابع تابع

At-taa-bi-‘u taa-bi’.

Tags:

0 thoughts on “Kaidah Fiqih 20: Yang Mengikuti Tidak Boleh Mendahului Yang Diikuti

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa

Hukum Keluarga Islam

Klik di sini
Need help?
Bila ada sesuatu yang ingin disampaikan, baik berupa pertanyaan maupun konfirmasi tentang artikel ini, maka kami persilakan...