SHOPPING CART

close

Kaidah Fiqih 20: Pengikut Tidak Mendahului Yang Diikuti

التَّابِعُ لَا يَتَقَدَّمُ عَلَي الْمَتْبُوْعِ

At-taa-bi-‘u laa ya-ta-qad-da-mu ‘a-lal-mat-buu’.

Yang mengikuti tidak boleh mendahului yang diikuti.

 

Contoh:

1. Makmum shalat tidak boleh mendahului gerakan maupun bacaan imam.

2. Kita tidak boleh menjual ataupun menyewakan barang yang belum sah menjadi milik kita.

3. Seorang laki-laki belum boleh “menyentuh” perempuan yang belum sah menjadi istrinya.

4. Anggota pasukan tidak boleh bergerak sebelum ada perintah dari komandan.

***

Catatan:

Kaidah ini ada kaitannya dengan kaidah lain, yaitu kaidah fiqih no. 17:

التابع تابع

At-taa-bi-‘u taa-bi’.

Pengikut itu wajib mengikuti.

Tags:

0 thoughts on “Kaidah Fiqih 20: Pengikut Tidak Mendahului Yang Diikuti

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.