SHOPPING CART

close
Kaidah Fiqih

Kaidah Fiqih 29: Keadaan Yang Terlalu Longgar Harus Diberikan Batasan

إِذَا اِتَّسَعَ الْأَمْرُ ضَاقَ

I-dzaa it-ta-sa-‘al-am-ru dhaaq.

Bila keadaan terlalu longgar, maka hukumnya menjadi ketat.

Contoh:

1. Pada asalnya tidak ada aturan tentang gerakan dalam shalat selain gerakan shalat. Namun karena keadaan tersebut terlalu longgar, para ulama menetapkan batasan gerakan tersebut.

2. Semua makanan yang tidak dilarang, hukumnya halal. Namun bila sampai berlebihan, menjadi dilarang (makruh atau haram).

3. Tidur itu pada dasarnya mubah. Tapi kalau sepanjang hari tidur terus, menjadi dilarang juga.

4. Sebenarnya kita boleh menjama’ shalat tanpa ada udzur. Namun karena dirasa terlalu longgar, maka para ulama memberikan ketetapan, boleh hanya sekali-kali. Tidak boleh setiap hari.

Catatan:

1. Kaidah ini menunjukkan kebijaksanaan hukum Islam.

2. Kaidah ini juga diungkapkan dengan:

الْأَشْيَاءُ إِذَا اتَّسَعَتْ ضَاقَتْ

Tags:

0 thoughts on “Kaidah Fiqih 29: Keadaan Yang Terlalu Longgar Harus Diberikan Batasan

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Prodi Hukum Keluarga Islam