SHOPPING CART

close

Sungguh Dahsyat Keutamaan Menghafal al-Qur’an

Terdapat banyak keutamaan menghafal al-Quran. Di antara keutamaan menghafal al-Quran itu adalah sebagai berikut:

1. Paling berhak menjadi imam dalam shalat

Rasulullah Saw. bersabda:

يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللهِ

“Orang yang paling berhak menjadi imam adalah orang yang paling banyak hafalan al-Qurannya.” (HR. Muslim)

2. Menentukan tingkatan surga

Rasulullah Saw. bersabda:

يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ : اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِي الدُّنْيَا , فَإِنَّ مَنْزِلَتَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَأُ بِهَا

“Diperintahkan pada orang-orang yang dekat dengan al-Quran, “Baca dan teruslah naik. Bacalah seperti engkau dahulu membaca di dunia. Sesungguhnya tempatmu (di surga) adalah ayat terakhir yang engkau baca.” (HR. Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad)

3. Memperoleh mahkota kehormatan di hari kiamat

Rasulullah Saw. bersabda:

يَجِيءُ الْقُرْآنُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيَقُولُ : يَا رَبِّ حَلِّهِ . فَيُلْبَسُ تَاجَ الْكَرَامَةِ , ثُمَّ يَقُولُ : يَا رَبِّ زِدْهُ . فَيُلْبَسُ حُلَّةَ الْكَرَامَةِ , ثُمَّ يَقُولُ : يَا رَبِّ ارْضَ عَنْهُ . فَيَرْضَى عَنْهُ فَيُقَالُ لَهُ : اقْرَأْ وَارْقَ وَتُزَادُ بِكُلِّ آيَةٍ حَسَنَةً

“Pada hari kiamat nanti al-Quran menghadap Allah kemudian al-Quran memohon, “Ya Allah, berilah dia (orang yang hafal al-Quran) perhiasan.” Maka orang itu diberikan mahkota kehormatan. Kemudian al-Quran memohon lagi, “Ya Allah, tambahkanlah.” Maka orang itu pun diberikan perhiasan kehormatan. Lalu al-Quran memohon lagi, “Ya Allah, ridhailah dia.” Maka Allah pun ridha padanya, dan diperintahkan pada orang itu, “Baca dan naiklah. Engkau akan memperoleh satu nilai tambah kebaikan bagi setiap ayat.” (HR. Tirmidzi)

4. Menghormati penghafal al-Quran sama dengan menghormati Allah

Rasulullah Saw. bersabda:

إِنَّ مِنْ إِجْلَالِ اللَّهِ إِكْرَامَ ذِي الشَّيْبَةِ الْمُسْلِمِ وَحَامِلِ الْقُرْآنِ غَيْرِ الْغَالِي فِيهِ وَالْجَافِي عَنْهُ وَإِكْرَامَ ذِي السُّلْطَانِ الْمُقْسِطِ

“Di antara penghormatan kepada Allah yaitu menghormati orang yang telah beruban, dan menghormati orang yang hafal al-Quran, (dengan catatan orang yang hafal al-Quran itu) tidak terlalu (hingga berlebihan) dan tidak pula kurang (hingga sembrono). Dan juga menghormati penguasa yang adil.” (HR. Abu Daud)

5. Lebih berharga dari seluruh perhiasan dunia

Marilah kita perhatikan hadits berikut ini:

عن عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ الْجُهَنِيَّ يَقُولُ : خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا وَنَحْنُ فِي الصُّفَّةِ , فَقَالَ : أَيُّكُمْ يُحِبُّ أَنْ يَغْدُوَ إِلَى بُطْحَانَ أَوْ الْعَقِيقِ فَيَأْتِيَ كُلَّ يَوْمٍ بِنَاقَتَيْنِ كَوْمَاوَيْنِ زَهْرَاوَيْنِ فَيَأْخُذَهُمَا فِي غَيْرِ إِثْمٍ وَلَا قَطْعِ رَحِمٍ ؟ قَالَ : قُلْنَا : كُلُّنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ يُحِبُّ ذَلِكَ . قَالَ : فَلَأَنْ يَغْدُوَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْمَسْجِدِ فَيَتَعَلَّمَ آيَتَيْنِ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ نَاقَتَيْنِ وَثَلَاثٌ خَيْرٌ مِنْ ثَلَاثٍ وَأَرْبَعٌ خَيْرٌ مِنْ أَرْبَعٍ وَمِنْ أَعْدَادِهِنَّ مِنْ الْإِبِلِ

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir Al-Jahni, dia berkata, “Rasulullah Saw. menemui kami ketika kami sedang berada di serambi masjid. Beliau bertanya, ‘Siapakah di antara kalian yang mau pergi ke Buthhan dan ‘Aqiq untuk mengambil dua onta yang besar dan gemuk tanpa melakukan dosa dan tanpa memutuskan hubungan kekerabatan?’ Para sahabat menjawab, ‘Kami semua (bersedia), wahai Rasulullah. Beliau bersabda, ‘Bila salah seorang diantara kalian setiap hari pergi ke masjid untuk mempelajari dua ayat al-Quran, itu lebih baik baginya daripada dua onta. Bila tiga ayat, maka (lebih baik daripada) tiga onta. Demikian seterusnya sesuai dengan jumlah ayat dan onta itu.’” (HR. Ahmad)

6. Jenazah penghafal al-Quran didahulukan dari yang lain

Marilah kita simak hadits berikut ini:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْمَعُ بَيْنَ الرَّجُلَيْنِ مِنْ قَتْلَى أُحُدٍ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ , ثُمَّ يَقُولُ : أَيُّهُمْ أَكْثَرُ أَخْذًا لِلْقُرْآنِ ؟ فَإِذَا أُشِيرَ لَهُ إِلَى أَحَدِهِمَا قَدَّمَهُ فِي اللَّحْدِ

“Adalah Rasulullah Saw. memerintahkan agar mengumpulkan tiap dua mayat yang gugur pada Perang Uhud dalam satu lahad. Kemudian beliau bertanya, “Siapakah di antara keduanya yang lebih banyak menghafal al-Quran?” Bila para sahabat menunjuk salah seorang di antara keduanya, maka Rasulullah mendahulukannya untuk dimasukkan ke liang lahad.” (HR. Bukhari)

Allahu a’lam.

___________________

Sumber:

Buku Mudah & Cepat Menghafal Surat-surat Pilihan, oleh Ahda Bina A., Lc.

Tags:

One thought on “Sungguh Dahsyat Keutamaan Menghafal al-Qur’an

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.