SHOPPING CART

close
Kajian Hadits

Masuk Surga Itu Ternyata Bukan Karena Amal Saleh

Karena merasa sudah banyak berbuat kebajikan, kadang kita merasa berhak masuk surga. Di waktu yang lain, kita menganggap amal kita sudah lebih dari cukup, kemudian malas beramal lagi.

Pada kesempatan inilah Rasulullah Saw. mengingatkan kita semua untuk selalu berbenah dan tiada henti menghiasi diri kita dengan amal yang bermanfaat. Sekaligus beliau menginformasikan, bahwa tiada manusia yang masuk surga berdasarkan amalnya.

Marilah kita perhatikan hadits mulia berikut ini. Semoga Allah Swt. berkenan membukakan pintu ilmu dan hikmah-Nya bagi kita semua.

A. Teks Hadits

 :عَنْ عَائِشَةَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم

 سَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا فَإِنَّهُ لَنْ يُدْخِلَ الْجَنَّةَ أَحَدًا عَمَلُهُ

 قَالُوا: وَلاَ أَنْتَ يَا رَسُولَ اللَّه؟

 قَالَ: وَلاَ أَنَا إِلاَّ أَنْ يَتَغَمَّدَنِىَ اللَّهُ مِنْهُ بِرَحْمَةٍ

 وَاعْلَمُوا أَنَّ أَحَبَّ الْعَمَلِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهُ وَإِنْ قَلَّ

رواه البخاري ومسلم والنسائي

B. Terjemah

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha:

Bersabda Rasullah Saw.:

– Beramallah kalian dengan seimbang/sedang-sedang saja.

– Beramallah sesuai dengan kemampuan/tidak berlebihan.

– Berikan kabar gembira, jangan membuat orang putus harapan.

– Amal seseorang tidak bisa memasukkannya ke dalam surga.

Para shahabat bertanya: “Termasuk Anda, wahai Rasulullah?”

Beliau menjawab:

– Termasuk aku, melainkan Allah telah menyelimuti diriku dengan kasih sayang dan kemurahannya.

– Ketahuilah, bahwa amal yang paling dicintai Allah adalah amal yang dilakukan secara ajeg meskipun sedikit (istiqamah).

(HR. Imam Bukhari, Imam Muslim, dan Imam Nasa’i.)

C. Catatan dan Keterangan

Selanjutnya berikut ini beberapa catatan dan keterangan berkaitan dengan hadits di atas:

1. Beramal dengan seimbang

Kebalikannya:

– berat sebelah, misal: hanya mau puasa, tapi tidak mau shalat.

– mendahulukan yang sunnah dan melalaikan yang waji.

2. Beramal sesuai kemampuan

Kebalikannya:

– melampaui kemampuan, dengan memaksakan diri.

– di bawah kemampuan, hingga terlalu santai.

3. Klaim surga

– Surga adalah hak prerogatif Allah

– Amal bukan penentu surga

– Masalah surga adalah rahasia Allah

– Malaikat hanya mencatat

– Sesama manusia hanya menjadi saksi

4. Rasullah saw.

– Beliau sama dengan manusia yang lain

– Beliau sekedar menyampaikan dengan sekuat tenaga

– Beliau tidak mampu memberikan hidayah

– Beliau manusia paling berat ujiannya

5. Istiqamah

– Perlu latihan (tidak bisa instan)

– Harus bertahap

– Perlu niat yang kuat

– Saling menguatkan dalam kebaikan (hidup berjamaah)

– Berlomba dalam takwa

Penutup

Demikian beberapa catatan dan keterangan yang bisa kami sampaikan. Semoga ada manfaatnya bagi kita bersama. Allahu a’lam.

Tags:

0 thoughts on “Masuk Surga Itu Ternyata Bukan Karena Amal Saleh

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa

Hukum Keluarga Islam

Klik di sini
Need help?
Bila ada sesuatu yang ingin disampaikan, baik berupa pertanyaan maupun konfirmasi tentang artikel ini, maka kami persilakan...