SHOPPING CART

close
Belajar Tajwid

Mu-fakh-kha-mah

Lafadh Allah ( اللهُ ) dalam ilmu tajwid harus dibedakan antara kapan harus dibaca dengan tebal (mufakhkhamah), dan kapan harus dibaca dengan tipis (muraqqaqah).

Mufakhkhamah : dibaca dengan tebal.

a.      Pengertian

Mufakhkhamah yaitu membaca lafadh Allah ( اللهُ ) dengan tebal. Lafadh Allah ini dibaca tebal, apabila harakat sebelum lafadh Allah ini adalah fathah atau dhammah.

b.      Cara Membaca

Cara membaca lafadh Allah ( اللهُ ) yang mufakhkhamah yaitu:

Membacanya dengan tebal. Alias dengan bibir sedikit monyong.

c.       Contoh Bacaan

هُوَ اللَّهُ

dibaca: hu-wallaa (tebal)-hu

أَلَيْسَ اللَّهُ

dibaca: a-lai-sallaa (tebal)-hu

رَسُولُ اللَّهِ

dibaca: ra-suu-lullaa (tebal)-hi

نَصْرُ اللَّهِ

dibaca: nash-rullaa (tebal)-hi

d.      Latihan Membaca Ayat

Sekarang marilah kita mencoba menemukan bacaan mufakhkhamah dalam beberapa ayat berikut, lalu kita baca dengan suara nyaring:

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ .

أَلَمْ يَعْلَمْ بِأَنَّ اللَّهَ يَرَى .

رَسُولٌ مِنَ اللَّهِ يَتْلُو صُحُفًا مُطَهَّرَةً .

إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ .

نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ .

أَلَيْسَ اللَّهُ بِأَحْكَمِ الْحَاكِمِينَ .

فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ نَاقَةَ اللَّهِ وَسُقْيَاهَا .

فَيُعَذِّبُهُ اللَّهُ الْعَذَابَ الْأَكْبَرَ .

 

***

Tags:

0 thoughts on “Mu-fakh-kha-mah

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa

Hukum Keluarga Islam

Klik di sini
Need help?
Bila ada sesuatu yang ingin disampaikan, baik berupa pertanyaan maupun konfirmasi tentang artikel ini, maka kami persilakan...