SHOPPING CART

close
Keluarga Sederhana

Pinjam Kartu ATM untuk Selamanya

Bulan itu adalah bulan pertama saya jadi dosen tetap pada universitas di mana saya mengabdi selama ini. Karena sudah jadi dosen tetap, maka saya berhak memperoleh banyak fasilitas. Di antaranya yaitu buku tabungan dan kartu ATM untuk menerima gaji tiap bulan.

Wah, senang sekali. Itulah pengalaman saya pertama kali punya kartu ATM. Rasanya saya sudah menjadi warga negara yang lebih modern dibandingkan dengan yang sebelumnya. Hehe…

Sesampai di rumah, waktu itu masih ngontrak, saya ceritakan perihal kartu ATM tersebut kepada istri tercinta. Apa tanggapannya?

“Coba Mas, aku ingin lihat kartu ATM-nya.”

Saya pun mengeluarkannya dari dalam dompet. Lalu saya serahkan padanya.

“Berapa nomor PIN-nya, Mas? Nanti aku mau ambil sendiri buat uang belanja.”

Kebetulan ada sederet mesin ATM tidak jauh dari rumah. Jadi saya biarkan saja istri berangkat sendiri sebagaimana permintaannya.

Dan benar saja. Sejak itu kartu ATM terus dipegang istri. Kalau saya minta, dia sudah punya alasan yang jitu.

“Untuk apa? Selama ini kan aku yang pegang uang belanja, juga yang lain. Kalau Jenengan ada perlu tinggal bilang saja, nanti aku ambilkan.”

Lha, lha… Istri saya memang luar biasa. Dia mampu menguasai semua yang ada pada diri saya. Juga menguasai semua yang ada dalam kartu ATM atas nama saya. Hehe…

Atau pembaca bisa mengatakan yang sebaliknya. Alangkah lemahnya diri saya. Bukannya menguasai, malah dikuasai istri.

Ah, bagi saya tidak masalah. Yang penting semua kebutuhan keluarga tercukupi dengan baik, bukan?

Ya, setidaknya inilah pembelaan diri dari orang yang lemah. Hehe…

Itulah sekelumit pengalaman saya berkaitan dengan kartu ATM yang pertama bersama istri yang pertama. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi para suami yang lain.

Bila ada tanggapan atau tambahan yang ingin disampaikan, tidak lupa saya persilakan untuk menyampaikan pada kolom komentar.

Terima kasih.

Tags:

0 thoughts on “Pinjam Kartu ATM untuk Selamanya

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa

Hukum Keluarga Islam

Klik di sini
Need help?
Bila ada sesuatu yang ingin disampaikan, baik berupa pertanyaan maupun konfirmasi tentang artikel ini, maka kami persilakan...