SHOPPING CART

close
Born To Be A Blogger

Terima Kasih Ya Allah: Mensyukuri “Nikmatnya” Pengunjung

Bagi blogger yang sudah profesional, ukuran jumlah pengunjung hingga ribuan tentu bukan hal yang istimewa. Namun bagi blogger “pemula abadi” seperti saya, lain lagi soalnya.

Jangankan ribuan, satu pengunjung saja itu sudah terasa sangat berarti. Apalagi dapat dua, wah bahagia sekali rasanya. Apalagi lebih, wow seperti dapat sensasi yang wah, serasa dapat durian runtuh… Susah untuk diungkapkan. Subhanallah…

Nah hari ini saya malah dapat sembilan pengunjung! Amazing baget dah…

Langsung saja saya screenshot itu grafik. Yah memang kelihatan banget noraknya. Namun apa boleh buat, saya merasa terlalu sayang momen indah ini lewat begitu saja. Harus ada yang saya catat untuk mengenangnya, sebagai tahapan kebahagiaan sebagai seorang blogger pemula abadi tadi.

Yah misalnya siapa tahu Allah mentakdirkan satu waktu nanti blog kita ini punya pengunjung ribuan tiap harinya, biar tidak sombong. Bahwa pada mulanya blog ini juga hanya dikunjungi satu-dua orang saja.

Atau biar saya sendiri selalu ingat, bahwa pengunjung adalah tamu yang selamanya wajib untuk dihormati. Kehadiran mereka di sini adalah sebuah kehormatan luar biasa yang harus bisa saya tebus dengan sajian sebaik mungkin.

Terima kasih, Sobat atas kunjungan Anda. Sungguh saya amat berbahagia menerima kehadiran Anda semua.

Terima kasih ya Allah, telah Engkau hadirkan para pengunjung yang saleh dan salehah. Semoga kami bisa lebih dekat pada-Mu, melalui sarana sederhana ini.

Amin amin amin…

 

Tags:

0 thoughts on “Terima Kasih Ya Allah: Mensyukuri “Nikmatnya” Pengunjung

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa

Hukum Keluarga Islam

Klik di sini
Need help?
Bila ada sesuatu yang ingin disampaikan, baik berupa pertanyaan maupun konfirmasi tentang artikel ini, maka kami persilakan...