SHOPPING CART

close
Merawat Cinta

Tugas Semua Kita

Tiap orang hidup dengan caranya sendiri. Bagaimana dia makan dan minum, memperoleh penghasilan, berhubungan dengan lawan jenis, dan seterusnya.

Semuanya tidak ada yang salah, selama tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Namun yang seperti ini tidak mudah. Karena setiap individu diberikan sifat egoisme. Dan bukan perkara gampang untuk mampu mengalahkan hawa nafsu sendiri.

Di sinilah bimbingan Yang Maha Pencipta itu terasa sangat diperlukan. Namun rasanya tidak elok apabila setiap manusia diberikan wahyunya sendiri-sendiri. Tidak lucu meskipun sangat menggelikan.

Karena wahyu adalah penghormatan terbesar dari Sang Maha Pencipta.

Diberikan pada manusia-manusia pilihan yang kemudian wajib menyampaikannya pada umat manusia.

Merekalah para nabi dan rasul.

Kemudian apabila zaman nabi dan rasul itu telah berakhir, adalah tugas para pembaharu atau mujaddid yang muncul pada tiap awal abad Hijriyah. Mereka merupakan pewaris tugas kenabian.

Lalu para kiai, ustadz, guru memberikan bantuannya sebisa mungkin.

Lalu di mana posisi kita? Apa tugas kita dalam konteks ini?

Setidaknya kita sebagai orangtua pun memiliki tugas yang kurang lebih sama dalam ruang lingkup yang lebih kecil, namun tidak kalah kompleksnya. Yaitu keluarga…

Kita siapkan generasi penerus yang lebih baik. Karena tantangan mereka ke depan pun jauh lebih berat dibandingkan zaman kita.

Semoga Allah memberikan hidayah-Nya pada kita semua dalam mengemban amanah ini…

Amin…

Tags:

0 thoughts on “Tugas Semua Kita

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa

Hukum Keluarga Islam

Klik di sini
Need help?
Bila ada sesuatu yang ingin disampaikan, baik berupa pertanyaan maupun konfirmasi tentang artikel ini, maka kami persilakan...