SHOPPING CART

close
Manajemen Harta

Uang Laki-laki dan Uang Perempuan

Dalam percakapan telephon seorang teman dengan istrinya, saya bisa memahami, bahwa di rumahnya si istri sedang menerima rombongan keluarga dari luar kota.

Lalu secara singkat tapi jelas, istri teman itu menyampaikan adanya biaya tambahan untuk jamuan istimewa hari itu. Si istri akan menanggung biaya tambahan itu, tapi setelah suaminya pulang ke rumah diminta untuk menggantinya.

Hehehe…

Saya sempat tertawa mendengar percakapan tersebut. Memang sesuatu yang biasa bagi orang lain, tapi tidak biasa bagi kita, bisa mengundang perasaan lucu dan menggelikan. Boleh jadi itu juga yang dirasakan para pembaca di sini.

Rupanya teman itu menerapkan pembagian tanggung jawab keuangan dalam keluarganya dengan cukup ketat. Sebagian keperluan keluarga menjadi tanggung jawab suami, sebagian yang lain menjadi tanggung jawab istri. Meskipun semua kebutuhan pokok tetap berasal dari kantong suami.

Jadi rupanya suami menggunakan rumus seperti ini:

Penghasilan suami, dikurangi pengeluaran keluarga sebulan, adalah isi kantong suami untuk bulan itu. Hehe… Kurang lebih seperti itulah.

Suami itu sudah menghitung berapa pengeluaran keluarganya setiap bulan. Misalnya 4 juta rupiah. Lalu dia hitung juga berapa penghasilannya tiap bulan. Misalnya 6 juta rupiah.

Berarti yang 4 juta dia berikan kepada istri untuk mengurus kebutuhan keluarga. Lalu yang 2 juta dia bawa sendiri. Dengan cara seperti itu, suami bisa mengontrol keuangan keluarga dengan tertib.

Maka dari situ kemudian ada istilah: uang laki-laki.

Lalu bagaimana dengan uang perempuan?

Kalau istri tidak bekerja sama sekali, maka dia harus pandai-pandai mengatur kebutuhan keluarga. Cari warung atau toko yang memberikan harga paling murah, misalnya. Dari situ akhirnya dia bisa menyisihkan sebagian uang belanja keluarga. Itulah yang disebut uang perempuan.

Jadi ternyata uang juga punya jenis kelamin. Ada uang laki-laki, ada uang perempuan. (Haha….)

Demikianlah salah satu contoh manajemen keuangan keluarga yang diterapkan oleh salah seorang teman baik. Dan terbukti berhasil meningkatkan kesejahteraan keluarga tersebut.

Semoga ada manfaatnya. Bila ada tambahan atau tanggapan dari para pembaca, kami persilakan untuk disampaikan pada kolom komentar.

 

Terima kasih.

Tags:

0 thoughts on “Uang Laki-laki dan Uang Perempuan

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa

Hukum Keluarga Islam

Klik di sini
Need help?
Bila ada sesuatu yang ingin disampaikan, baik berupa pertanyaan maupun konfirmasi tentang artikel ini, maka kami persilakan...