SHOPPING CART

close
Belajar Tajwid

Macam dan Tanda Waqaf

Pada awalnya, mushhaf al-Qur’an itu tidak ada tanda waqafnya. Ketika mulai banyak orang non-Arab yang tidak memahami bahasa Arab masuk Islam, dikhawatirkan mereka akan melakukan kesalahan dalam menentukan waqaf.

Jangankan orang non-Arab, orang Arab sendiri pun kadang keliru dalam menentukan waqaf. Padahal kesalahan waqaf akan memberikan arti yang keliru.

Untuk mengantisipasi hal yang demikian, para ulama sudah memberikan tanda-tanda waqaf dalam mushhaf al-Qur’an.

Berikut ini macam-macam waqaf beserta tanda-tanda waqaf yang biasa kita temui dalam mushhaf al-Qur’an.

***

Pertama: Wa-qaf La-zim (Taam)

Ketika ada waqaf lazim atau waqaf taam, bacaan harus kita hentikan dahulu, alias harus waqaf. Lalu bacaan kita lanjutkan mulai dari kata setelah tanda waqaf itu.

Waqaf lazim atau waqaf taam, simbolnya adalah huruf mim kecil yang diletakkan di atas huruf terakhir kata waqaf:

م

Contoh:

لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلَاثَةٍ م وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلَّا إِلَهٌ وَاحِدٌ .

Kita baca:
La-qad(k)-ka-fa-ral-la-dzii-na-qaa-luuuuuu-innn-nallaa-ha-tsaa-li-tsu-tsa-laa-tsah. Wa-maa-min-i-laa-hin-il-laa-ilaa-huw-waa-hid(ek).

***

Kedua: Wa-qaf Ja-iz

Waqaf jaiz maknanya kita boleh memilih, antara menghentikan atau melanjutkan bacaan. Waqaf jaiz dibagi menjadi tiga, yaitu:

a.      Waqaf Ka-fi

Ketika bertemu dengan waqaf kafi, kita boleh memilih antara menghentika atau melanjutkan bacaan, namun menghentikan lebih utama.

Simbol waqaf kafi adalah tiga huruf yang bersambung, yaitu huruf qaf, lam dan ya’:

قلي

Contoh:

وَإِذَا تَوَلَّى سَعَى فِي الْأَرْضِ لِيُفْسِدَ فِيهَا وَيُهْلِكَ الْحَرْثَ وَالنَّسْلَ قلي وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الْفَسَادَ .

Boleh kita baca:
Wa-i-dzaa-ta-wal-laa-sa-‘aa-fil-ar-dhi-li-yuf-si-da-fii-haa-wa-yuh-li-kal-har-tsa-wann-nas-li-wallaa-hu-laa-yu-hib-bul-fa-saaaaad(ek).
Tapi lebih baik kita baca:
Wa-i-dzaa-ta-wal-laa-sa-‘aa-fil-ar-dhi-li-yuf-si-da-fii-haa-wa-yuh-li-kal-har-tsa-wann-nasl. Wallaa-hu-laa-yu-hib-bul-fa-saaaaad(ek).

b.      Waqaf Ta-sa-wi

Ketika bertemu dengan waqaf tasawi, secara mutlak kita boleh memilih antara menghentikan atau melanjutkan bacaan.

Simbol waqaf tasawi adalah huruf jim:

ج

Contohnya:

وَاللَّهُ يُقَدِّرُ اللَّيْلَ ج وَالنَّهَارَ عَلِمَ أَنْ لَنْ تُحْصُوهُ فَتَابَ عَلَيْكُمْ .

Boleh kita baca:
Wallaa-hu-yu-qad-dirul-lai-la-wann-na-haaaaar. ‘A-li-ma-al-lang-tuh-shuu-hu-fa-taa-ba-‘a-lai-kum.
Dan boleh juga kita baca:
Wallaa-hu-yu-qad-dirul-lai-la-wann-na-haa-ra-‘a-li-ma-al-lang-tuh-shuu-hu-fa-taa-ba-‘a-lai-kum.

c.       Ha-san

Ketika bertemu dengan waqaf hasan, kita boleh memilih antara menghentikan atau melanjutkan bacaan, tapi melanjutkan bacaan lebih utama.

Simbol waqaf hasan adalah tiga huruf yang bersambung, yaitu huruf shad, lam dan ya’:

صلي

Contohnya:

إِنَّمَا أَنْتَ مُنْذِرٌ صلي وَلِكُلِّ قَوْمٍ هَادٍ .

Boleh kita baca:
Innn-na-maaaaa-ang-ta-mung-dzir. Wa-li-kul-li-qau-min-haaaaad(ek).
Tapi lebih utama kita baca:
Innn-na-maaaaa-ang-ta-mung-dzi-ruww-wa-li-kul-li-qau-min-haaaaad(ek).

***

Ketiga: Wa-qaf Mu-ra-qa-bah

Waqaf muraqabah, simbolnya terdiri dari dua tanda kembar; masing-masing tanda terdiri dari tiga titik:

……….titik tiga - 1 ……… titik tiga - 1 ……….

Ketika ada waqaf muraqabah, bacaan harus kita hentikan pada salah satu tanda, dan harus kita lanjutkan pada tanda yang lain.

Contoh:

titik tiga - 2
Boleh kita baca:

Dzaa-li-kal-ki-taa-bu-laa-raiiiib(ek). Fii-hi-hu-dal-lil-mut-ta-qiiiiin.

Boleh pula kita baca:

Dzaa-li-kal-ki-taa-bu-laa-rai-ba-fiiiiih. Hu-dal-lil-mut-ta-qiiiiin.

***

Keempat: Wa-qaf Mam-nu’

Ketika ada waqaf mamnu’, bacaan tidak boleh kita hentikan. Ketika ada waqaf mamnu’, kita harus melanjutkan bacaan. Adapun bila napas cukup, kita boleh berhenti pada waqaf itu, namun harus diulang pada kata sebelum tanda waqaf tersebut.

Waqaf mamnu’ ini, simbolnya terdiri dari dua huruf yang digabung, yaitu huruf lam dan alif:

لا

Contoh:

وَأَقْسَمُوا بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْ لا لَا يَبْعَثُ اللَّهُ مَنْ يَمُوتُ .

Kita baca:

Wa-aq(k)-sa-muu-bil-laa-hi-jah-da-ai-maa-ni-him-laa-yab(k)-‘a-tsullaa-hu-mayy-ya-muuuuut.

***

Kelima: Sak-tah La-thi-fah

Saktah lathifah yaitu berhenti sejenak dengan tetap menahan nafas selama dua harakat.

Saktah lathifah bersimbol huruf sin:

س

Contoh:

كَلَّا بَلْ س رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ .

Kita baca:

Kal-laa-bal-//-raa-na-‘a-laa-qu-luu-bi-himmm-maa-kaa-nuu-yak-si-buuuuun.

***

Tags:

0 thoughts on “Macam dan Tanda Waqaf

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa

Hukum Keluarga Islam

Klik di sini
Need help?
Bila ada sesuatu yang ingin disampaikan, baik berupa pertanyaan maupun konfirmasi tentang artikel ini, maka kami persilakan...