SHOPPING CART

close
Long Live Education

Bahasa Itu Keterampilan: Yang Penting Banyak Praktik

Tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba saja anak saya yang laki-laki bertanya, “Bi, ikan kucing itu ada ya?”

Saya agak bingung, apa itu ikan kucing? Maka spontan saya jawab, “Ya tidak ada, Le. Ikan ya ikan, kucing ya kucing. Tidak ada itu ikan kucing.”

Saya perhatikan anak saya yang paling kecil itu diam saja, tapi sepertinya dia berpikir. Lalu saya teringat terjemahan ikan dan kucing dalam bahasa Inggris, yaitu cat dan fish. Kalau digabung ketemulah itu istilah catfish. Alias ikan lele.

Dari situ saya mulai curiga, jangan-jangan anak saya yang baru berusia enam tahun itu bisa bahasa Inggris dengan sendirinya, tapi masih bingung cara menggunakannya. Maka pada hari yang lain  saya coba mengecek kebenarannya.

Saya tanyakan beberapa kosa kata dasar. Ternyata benar, meskipun dengan sikap kaku, dia bisa menjawabnya dengan sangat baik dan fasih. Bahkan sepertinya lebih fasih daripada saya sendiri, penyandang ban 5 ielts. (Ban 5 kok bangga, malu gitu lho… hehe…)

Lha terus dari mana dia belajar bahasa Inggris itu?

Oh ya, kebetulan di rumah kami berlangganan paket internet dan tv kabel. Terus terang akibatnya memang anak susah diajak jauh dari tv, terutama saluran khusus anak-anak, seperti: cartoon network, atau nick junior. Demikian pula dari youtube.

Tapi alhamdulillah dengan sedikit ketegasan dia bisa meninggalkan kesenangannya itu, misalnya untuk keperluan shalat, mengaji, dan belajar materi sekolah.

Selain mengetahui kosa kata, ternyata anak saya yang nomor tiga itu juga memahami makna dengan rasa orang bule asli. Misalnya saja ketika saya bertanya dengan nada bercanda, “Do you have a girlfriend?” Dengan tegas dia menjawab negatif.

Masih penasaran, saya tanya lagi, “Do you have a boyfriend?” Maka dia menjawab dengan marah, “Lho Bi, aku kan laki-laki…”

Beda dengan kakaknya yang perempuan kelas 5 SD. Pernah saya tanya, “Do you have a boyfriend?” Dia menjawab, “Abi lho, tanya gitu. Aku kan masih kecil.” Lalu segera saya sambung, “Do you have a girlfriend?” Dia jawab, “Ya punya dong…”

Jadi beda dengan adiknya yang murni Inggris, si kakak masih kecampuran pemahaman dengan bahasa Indonesia. Meskipun dia juga paham bahwa girlfriend itu maknanya bisa berarti pacar bagi laki-laki.

Sekali waktu saya coba menirukan ucapannya, misalnya judul salah satu film kesukaan kami, We Bare Bears. Saya tanya bagaimana cara mengucapkan judul film itu. Setelah itu saya coba menirukannya. Ternyata betul, saya kalah fasih dengan anak TK itu. Malah dia memberikan komentar yang agak pahit, “Hahaha… Abi tidak sampe…”

Selain itu saya juga selalu menyemangatinya untuk menggunakan bahaga Inggris secara aktif. Tidak jarang saya mengajak komunikasi sehari-hari dengan bahasa Inggris sebisa mungkin, meskipun dia lebih sering menolak. (Mungkin dia risi dengan bahasa Inggris saya yang jauh dari standar, hehe…)

Saya tahu kalau sudah besar nanti dia ingin jadi pembuat pesawat terbang seperti Bapak BJ Habibie. Maka saya katakan, “Kalau Adik Gaza pingin pinter bikin pesawat terbang, syaratnya harus pinter bahasa Inggris. Karena juga harus pinter baca buku bahasa Inggris. Makanya kalau ngomong sekarang juga pakai bahasa Inggris.”

Yah, namanya juga usaha.

Sudah sekian dulu, Sobat. Saya hanya ingin berbagi cerita tentang anak-anak yang ternyata bisa belajar dari media tontonan. Namun jangan sampai kita lengah, dan selalu mendampingi mereka. Bisa mengecek apa saja yang habis atau sedang mereka tonton.

Tidak lupa, kita pun selalu mendoakan kebaikan bagi generasi masa depan penerus perjuangan bangsa.

“Rabbana hab lana min azwajina wadzurriyatina qurrata a’yun waj’alna lil muttaqina imama… ”

Ya Allah Tuhan kami, jadikanlah istri dan anak kami penyejuk hati, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.

Amin amin amin…

Tags:

0 thoughts on “Bahasa Itu Keterampilan: Yang Penting Banyak Praktik

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa

Hukum Keluarga Islam

Klik di sini
Need help?
Bila ada sesuatu yang ingin disampaikan, baik berupa pertanyaan maupun konfirmasi tentang artikel ini, maka kami persilakan...