SHOPPING CART

close
Keluarga Sederhana

Mengapa Buah Semangka Besar Tapi Pohonnya Kecil?

Di antara kesenangan saya sambil mengantar anak berangkat sekolah, adalah bercakap-cakap dengannya. Saat-saat seperti itu selalu saya gunakan untuk menjalin komunikasi yang erat dan terbuka. Mulai anak yang pertama, yang kedua, hingga yang ketiga sekarang ini.

Selain membangun komunikasi, saya juga menggunakan kesempatan seperti itu untuk mengajari anak sesuatu yang bermanfaat, misalnya pelajaran berhitung. Yang mudah-mudah saja, terutama ketika dia masih kelas TK. Kalau sudah SD, pertanyaan saya tingkatkan. Dari pertambahan kepada perkalian dan pembagian.

Juga sedikit saya ajukan pertanyaan harian yang jawabannya amat subyektif, di mana tidak ada jawaban yang salah. Misalnya: “Apa warna kesukaan Kakak? Mengapa suka warna kuning?”

Atau yang lebih mudah lagi, “Apa warna daun? Apa ada daun yang berwarna merah?”

Namun kadang saya juga memberikan pertanyaan yang bernilai filsafat dan memuji kebijaksanaan Sang Maha Pencipta. Tentu saja mereka tidak bisa menjawabnya. Tapi saya merasa pertanyaan itu bermanfaat, maka tetap saya ajukan. Dan alhamdulillah mereka bisa mengerti dengan baik.

“Mengapa buah semangka itu besar, tapi pohonnya kecil? Padahal banyak pohon besar yang buahnya kecil?”
Menerima pertanyaan seperti itu anak-anak biasanya diam dulu, tidak bisa memberikan jawaban yang mereka sendiri yakin kebenarannya. Setelah itu barulah pelan-pelan saya jelaskan.

“Kalau pohon semangka itu besar dan tinggi, terus buahnya jatuh, pasti akan hancur. Apalagi kalau kena kepala orang. Hehehe…”

Anak pun ikut tertawa. Kemudian dia pun memberikan tambahan pernyataan yang intinya setuju dengan jawaban saya.

Selain paham, ternyata anak-anak juga mencatat jawaban itu dalam ingatan mereka. Buktinya ketika lain waktu saya ajukan pertanyaan yang sama, mereka memberikan jawaban yang sama persis. Tidak lebih dan tidak kurang.

Apakah para pembaca juga ingin menjawab beberapa pertanyaan dari saya? Baiklah, silakan menjawab beberapa pertanyaan berikut ini:

  • Pohon apa yang tidak punya cabang?
  • Pohon apa yang sekali berbuah terus mati?
  • Pohon apa yang bisa dimasak?
  • Pohon apa yang paling bermanfaat?

Anak-anak harus lebih pinter daripada orangtuanya. Generasi mendatang harus lebih cerdas daripada generasi yang sekarang. Karena tantangan mereka ke depan pasti lebih hebat dan dahsyat.

Ya Allah, jadikanlah kami orangtua yang baik dan semakin baik. Dan ampunilah semua kesalahan dan kelalaian kami selama ini. Amin amin amin…

Tags:

0 thoughts on “Mengapa Buah Semangka Besar Tapi Pohonnya Kecil?

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa

Hukum Keluarga Islam

Klik di sini
Need help?
Bila ada sesuatu yang ingin disampaikan, baik berupa pertanyaan maupun konfirmasi tentang artikel ini, maka kami persilakan...