SHOPPING CART

close
Air Mata

Ketika Istri Menuntut Cerai karena Suami Suka Judi dan Berhutang

Pertanyaan:

Saya mau bertanya. Saya punya kebiasaan berjudi, dan berhutang ke orang-orang. Istri saya ingin menceraikan saya karena hal tersebut. Tapi saya sudah berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Tapi istri saya tetap menuntut cerai.

Apakah saya masih bisa mempertahankan rumah tangga saya?

Jawaban:

Pada dasarnya, keputusan ada di tangan istri Anda. Karena dalam keadaan yang telah Anda sebutkan, dia telah memiliki alasan yang cukup kuat untuk mengajukan perceraian.
Jadi kebiasaan suami yang suka judi saja, itu sudah cukup bagi istri untuk mengajukan perceraian.
Apalagi ditambah dengan kebiasaan berhutang tanpa kepastian membayarnya. Pasti akan membuat ekonomi keluarga sangat terganggu, kemudian merembet kepada pertengkaran suami-istri. Nah, pertengkaran yang tiada habisnya itu juga bisa menjadi alasan untuk perceraian.
Jadi dalam hal ini, istri memiliki dua alasan untuk mengajukan perceraian, yaitu: kebiasaan suami untuk berjudi dan pertengkaran yang susah untuk didamaikan.
Nah, apakah istri percaya dengan janji yang sudah Anda ucapkan? Bila dia percaya, apakah dia masih bisa memaafkan?
Dalam hal ini, sebaiknya Anda persiapkan diri untuk mampu menerima keputusan istri dengan lapang dada, sabar, dan mengaku salah.
Namun jangan khawatir. Jangan sampai kita putus harapan.
Bila Anda bersungguh-sungguh untuk mengubah cara hidup Anda, maka masih ada kesempatan untuk rujuk, atau menikah kembali dengannya.
Manusia tanpa kecuali adalah lemah dan banyak salah. Maka hendaknya kita banyak meminta kekuatan pada Yang Maha Perkasa. Kepada-Nya kita serahkan segala urusan. Hanya Dia yang benar-benar mampu memberikan pertolongan.
Semoga Allah segera memberikan jalan penyelesaian pada masalah Anda, juga kita semua. Amin.
Bila masih ada yang ingin ditanyakan, atau masih ada yang belum jelas, saya persilakan untuk bertanya kembali.
Terima kasih.

Tags:

0 thoughts on “Ketika Istri Menuntut Cerai karena Suami Suka Judi dan Berhutang

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Prodi Hukum Keluarga Islam