SHOPPING CART

close
Merawat CintaTanya-Jawab

Sadarlah Pasangan Yang Sempurna Itu Hanya Mitos

Pertanyaan:

Sebagai orang Islam kita sudah memperoleh petunjuk mengenai apa saja kriteria suami atau istri yang baik.

Boleh cantik atau tampan. Tidak harus jelek. Yang penting agamanya bagus.

Boleh kaya, tidak harus miskin. Yang penting agamanya baik.

Tapi bagaimana kita bisa mengetahui bahwa dia itu pasangan yang ideal?

Bukankah banyak juga pasangan suami-istri yang agamanya baik, tapi kemudian juga bubar alias bercerai?

_______________________________

Jawaban:

Aturan Itu Meminimalisir Kecelakaan

Agama memberikan petunjuk itu merupakan panduan standar bagi keselamatan dan kenyamanan dalam hidup berumah tangga. Sebagaimana negara memberikan peraturan kepada warga dalam berlalu lintas.

Adapun terjadinya kecelakaan itu tentu saja karena kelalaian para pengendara di jalan. Jadi kecelakaan memang tidak bisa ditiadakan sama sekali. Namun setidaknya kecelakaan itu bisa diminimalisir dengan baik.

Makna Sempurna dan Kekurangan Itu Relatif

Sesungguhnya tidak ada manusia yang sempurna. Semua orang pasti ada kekurangannya. Apalagi bila definisi dan kriteria istilah sempurna itu dibuat oleh orang yang jauh dari sifat sempurna.

Manusia yang paling sempurna adalah para nabi. Dan nabi yang paling agung adalah Nabi Muhammad Saw. Lalu apakah beliau tidak punya “kekurangan”?

Definisi istilah kekurangan itu sendiri kan maknanya bisa bermacam-macam. Sebagaimana istilah sempurna tadi yang bisa multiftafsir.

Misalnya orang miskin. Itu orang yang sempurna atau kekurangan? Kebanyakan orang akan menjawab, bahwa dia termasuk orang yang kekurangan. Karena dia kekurangan harta.

Tapi kalau dia mampu bersabar. Justru mampu menunjukkan kepedulian kepada orang lain, meskipun dirinya sendiri sedang kekurangan. Bukankah itu termasuk bentuk kesempurnaan?

Jadi istilah sempurna dan kekurangan itu sendiri kadang bisa dipertanyakan dan dikritisi. Karena ternyata makna sempurna dan kekurangan itu sebenarnya bukan pada materinya. Namun pada sikap yang tepat dalamĀ  keadaan yang susah.

Sempurna: Menerima Pasangan Apa Adanya

Mengharapkan pasangan yang sempurna itu sebenarnya merupakan harapan khayali dan keliru. Pangeran tampan yang kaya raya, setia dan baik hati dalam semua keadaan itu hanyalah mitos belaka. Sebagaimana putri jelita, berhati salju, selalu tersenyum dan tidak pernah mengeluh itu juga hanya bisa ditemukan dalam dunia dongeng.

Sikap yang realistis, selalu berusaha memaafkan kekurangan pasangan, sambil bersama-sama menjadi pribadi yang semakin baik, itulah sikap sempurna yang didambakan oleh setiap orang.

Dengan demikian, kita rubah jalan berpikir kita. Atau bahkan kita balik sama sekali.

Bukannya kita mengharapkan pasangan yang sempurna. Namun justru kita sendirilah yang berusaha menjadi calon pasangan yang “sesempurna mungkin” bagi suami atau istri kita.

Maka, bila kita menghendaki pasangan yang sempurna, hendaknya kita sendiri yang berusaha menjadi pribadi yang sempurna. Karena pasangan yang sempurna itu hanya untuk pribadi yang sempurna.

Allahu a’lam.

Tags:

0 thoughts on “Sadarlah Pasangan Yang Sempurna Itu Hanya Mitos

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.