SHOPPING CART

close
Dzikir

Tahlil: Pengertian, Penggunaan, Keutamaan

لاَ إِلَهَ إِلَا اللهُ

Tahlil: Membaca Lailaha Illallah

Asal Kata

Tahlil berasal dari kata: hallala-yuhallilu-tahlilan.

Pengertian

Tahlil, artinya: membaca kalimat, “Lailaha illallah.”

Laila illallah, artinya: Tiada Tuhan selain Allah.

Atau lebih tepatnya: Tidak ada yang berhak untuk disembah selain Allah.

Dengan mengucapkan kalimat ini, berarti kita telah menyatakan bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah. Hanya Allah yang pantas untuk disembah.

Penggunaan

Kalimat ini merupakan salah satu dzikir harian. Bisa kita ucapkan di setiap saat. Meskipun tidak ada apa-apa yang terasa istimewa terjadi. Atau katakanlah, semua peristiwa adalah istimewa. Maka kalimat ini bisa kita ucapkan di sepanjang waktu.

Kalimat ini bisa kita gunakan untuk meneguhkan hati ketika menghadapi rintangan hidup yang terasa sangat berat. Begitu beratnya rintangan tersebut, hingga hampir saja kita merasa putus harapan.

Keutamaan

Kalimat ini merupakan salah satu kalimat yang sangat dicintai Nabi Muhammad Saw. sebagai dzikir harian. Sejajar dengan kalimat dzikir Subhanallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar.

Namun pada kesempatan yang lain, Nabi Muhammad Saw. menyampaikan, bahwa kalimat ini merupakan dzikir yang paling utama. Karena kalimat ini merupakan kunci surga. Yang membedakan antara orang yang beriman dan orang yang kafir.

Dengan kalimat inilah kita mentalqin sesama muslim yang hendak menghembuskan nafas yang terakhir kali. Dengan harapan, kelak kalimat ini pula yang menjadi kalimat terakhir yang kita ucapkan. Sebagai tanda husnul khatimah.

Sehingga tidak heran, kalimat ini disebut dengan kalimah thayyibah. Sebaik-baik kalimat atau ucapan.

Kesalahan Umum

Tidak jarang orang keliru menggunakan kalimat ini. Dia berkata, “Marilah kita membaca tahlil.”

Hal ini kurang tepat, karena kata tahlil itu sendiri artinya: membaca Lailaha illallah. Dengan demikian bila dia mengatakan, “Marilah kita membaca tahlil,” maka artinya: Marilah kita membaca “membaca Lailaha illallah”. Sehingga di situ ada pengulangan kata.

Penggunaan yang benar adalah: “Marilah kita bertahlil.”

Atau: “Marilah kita membaca Lailaha illallah.”

Allahu a’lam.

Tags:

0 thoughts on “Tahlil: Pengertian, Penggunaan, Keutamaan

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa

Hukum Keluarga Islam

Klik di sini
Need help?
Bila ada sesuatu yang ingin disampaikan, baik berupa pertanyaan maupun konfirmasi tentang artikel ini, maka kami persilakan...