SHOPPING CART

close

Arbain Nawawiyah 27: Tips Mudah Mengenali Perbuatan Baik

Di antara kemurahan Allah Swt. kepada umat manusia adalah hati nurani. Dengan hati nurani ini setiap manusia diberikan kemampuan untuk memilah mana perbuatan baik dan mana perbuatan dosa.

Perbuatan baik adalah perilaku yang membuat hati nurani kita menjadi nyaman dan tenang. Adapun perbuatan buruk adalah perilaku yang membuat hati nurani kita merasa terusik dan gelisah.

Selanjutnya marilah kita perhatikan hadits di bawah ini dengan baik. Semoga Allah Swt. berkenan membukakan pintu ilmu dan hikmah-Nya kepada kita semua.

***

Teks Hadits

عَنِ النَّوَّاسِ بْنِ سَمْعَانَ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ: سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْبِرِّ وَالْإِثْمِ، فَقَالَ

الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ، وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي صَدْرِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ

رَوَاهُ مُسْلِمٌ

وَعَنْ وَابِصَةَ بْنِ مَعْبَدٍ قَالَ: أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: جِئْتَ تَسْأَلُ عَنِ الْبِرِّ وَالْإِثْمِ؟ قُلْتُ: نَعَمْ، قَالَ

اسْتَفْتِ قَلْبَكَ، الْبَرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ، وَاطْمَأَنَّ إِلَيْهِ الْقَلْبُ، وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي النَّفْسِ، وَتَرَدَّدَ فِي الصَّدْرِ، وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ

حَدِيْثٌ حَسَنٌ رَوَيْنَاهُ فِيْ مُسْنَدَيِ الْإِمَامَيْنِ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ وَالدَّارِمِيِّ بِإِسْنَادٍ حَسَنٍ

Terjemah

Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Aku bertanya pada Rasulullah Saw. tentang ciri-ciri perbuatan baik dan perbuatan dosa. Beliau bersabda:

“Perbuatan baik yaitu akhlak yang baik. Perbuatan dosa yaitu apa yang terasa menganggu jiwamu, dan engkau tidak suka bila perbuatan itu diketahui  orang lain.” (HR. Muslim).

Dan dari Wabishah bin Ma’bad radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Aku mendatangi Rasulullah Saw., lalu beliau bersabda: “Engkau datang untuk menanyakan tentang perbuatan baik dan perbuatan dosa?” Aku menjawab: “Ya.” Beliau bersabda:

“Mintalah pendapat pada hatimu. Perbuatan baik yaitu apa yang membuat jiwa dan hati tenang karenanya. Dan dosa yaitu apa yang mengganggu jiwa dan menimbulkan keragu-raguan dalam dada, meskipun orang-orang memberikan dukungan dan membenarkanmu.”

(Hadits hasan yang kami riwayatkan dari dua kitab musnad, yaitu: Musnad Imam Ahmad bin Hanbal dan Musnad Ad-Darimi dengan sanad yang hasan.)

***

Catatan dan Keterangan

Selanjutnya berikut ini kami sampaikan beberapa catatan dan keterangan tentang hadits di atas:

– Akhlak Yang Mulia

Akhlak yang mulia merupakan puncak dari tujuan diutusnya Nabi Muhammad Saw. Sehingga beliau pun memperoleh pujian dari Allah Swt. adalah karena akhlak beliau. Bukan karena ilmu, kecerdasan maupun yang lain.

Akhlak yang baik merupakan inti dari perbuatan yang baik. Jujur, amanah, terpercaya, disiplin, rajin, sopan, rendah hati, peduli dan berbagai akhlak mulia yang lain merupakan sumber bagi semua perbuatan baik.

Dengan perilaku terpuji itu, maka hati menjadi tenang, tenteram dan damai.

– Ciri-ciri Perbuatan Dosa

Kebalikan dari ciri-ciri perbuatan baik, perbuatan dosa akan membuat pelakunya merasa tidak nyaman. Dia gelisah dengan perbuatannya itu. Dia selalu dilanda waswas, khawatir. Jangan-jangan suatu saat nanti orang lain akan mengetahui perbuatannya.

Demikian mudah sebenarnya cara mendeteksi perbuatan dosa itu. Bahkan meskipun semua orang telah memberikan dukungan dan membenarkan perbuatan dosa itu. Namun selama terasa tidak nyaman, waswas, gelisah dan khawatir perbuatan itu akan diketahui orang lain. Maka sudah pasti perbuatan itu adalah perilaku berdosa. Yang harus kita hindari dan jauhi.

– Mengenal Kitab Musnad

Kitab-kitab hadits disusun dengan metode yang bermacam-macam. Ada kitab yang secara khusus menghimpun hadits yang shahih  saja. Ada yang disusunkan untuk memudahkan para mujtahid untuk melakukan istinbath hukum.

Berikut ini beberapa macam kitab hadits:

Kitab Musnad yaitu kitab himpunan hadits yang disusun berdasarkan perawi pada tingkat shahabat.

Misalnya: kitab Musnad Syafi’i dan kitab Musnad Ahmad. Seperti disebutkan di atas.

Kitab Shahih yaitu kitab himpunan hadits yang shahih saja sesuai standar yang diinginkan oleh penyusunnya.

Contohnya: kitab Shahih Bukhari dan kitab Shahih Muslim.

Kitab Sunan yaitu kitab himpunan hadits yang ditujukan bagi para mujtahid untuk melakukan istinbath hukum.

Misalnya: Kitab Sunan Abu Dawud dan Kitab Sunan Nasa’i.

Penutup

Demikianlah beberapa catatan dan keterangan yang bisa kami sampaikan. Semoga ada manfaatnya bagi kita semua.

Allah a’lam.

***

Untuk menyimak hadits arbain yang lain, silakan klik link berikut ini:

42 Hadits Arbain Nawawiyah

Tags:

0 thoughts on “Arbain Nawawiyah 27: Tips Mudah Mengenali Perbuatan Baik

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa PPUT (Bebas SPP & DPP)
Penerimaan Mahasiswa Baru

PENERIMAAN MAHASISWA BARU

Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) FAI-UMM
(Diperpanjang Hingga 12 September 2022).

Tidak harus datang ke kampus. Daftar dan lengkapi persyaratan secara online saja.

Yuk buruan daftar: online.umm.ac.id

Info lengkapnya: pmb.umm.ac.id

Info lebih lanjut:
WA center PMB: 085215219000
IG: pmb_umm, hkiumm
Tiktok: pmb_umm, hkiumm

https://linkfly.to/pmbumm1964