SHOPPING CART

close
Merawat Cinta

Ketika Mantan Datang Menggoda

Ibu Charla yang kami hormati…

Cinta memang karunia Allah.

Orang bilang, rasa benci itu salah. Tapi rasa cinta tidak bisa disalahkan. Perasaaan itu bahkan datang tanpa bisa dicegah atau dihindari.

Urusan hati memang sepenuhnya rahasia Yang Maha Pencipta, Allah Swt.

Rasul kita Saw. memberikan informasi: “Hati itu ada di tangan Allah. Dia membolak-balikkan hati itu sekehendak-Nya.”

Pada kesempatan yang lain, beliau memberikan contoh untuk banyak memohon (berdoa): “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati (Allah), buatlah hati kami senantiasa taat pada perintah-Mu.”

Apa yang Anda alami itu bukan hanya menimpa diri Anda saja. Anda tidak sendirian. Banyak orang lain juga pernah mengalaminya. Bukan mustahil suami Anda pun sedang, atau pernah mengalaminya. Di sinilah makna ujian yang sebenarnya kita hadapi.

Orang bijak mengatakan, Allah memberikan ujian sesuai dengan kelemahan kita. Orang yang lemah terhadap godaan harta, akan selalu diberikan ujian dengan godaan harta. Sebaliknya, orang yang kuat menahan godaan harta, tidak akan diuji dengan harta.

Orang yang lemah menghadapi lawan jenis, selamanya ia akan menerima ujian dengan hal-hal yang berhubungan dengan lawan jenis. Bila ia gagal, maka ia tetap dalam keadaan lemah tersebut. Bila ia tabah, maka ia telah melewati satu tahapan ujian, dan hendaknya bersiap untuk menghadapi ujian berikutnya.

Untuk menghadapi “musibah” yang sedang melanda ini, kami sampaikan beberapa beberapa hal berikut ini:

Kita perbaiki hubungan kita dengan Allah. Terutama shalat lima waktu, hendaknya kita laksanakan tidak melewati waktu yang seharusnya. Syukur kalau kita bisa melaksanakannya di awal waktu. Inilah sarana kita yang paling pokok untuk bisa berpikir secara jernih, terutama di saat-saat yang kritis seperti ini.

Kita meyakini, Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Apa yang Ia berikan kepada kita sekarang, inilah yang terbaik bagi kita sekarang ini.

Jodoh yang ia berikan sekarang ini merupakan jodoh kita yang terbaik. Belum tentu apa yang kita inginkan itu benar-benar baik bagi kita. Allah lebih mengetahui apa yang terbaik bagi kita.

Allah menyayangi diri kita melebihi sayang kita kepada diri kita sendiri. Kita perbanyak syukur kepada Allah. Suami yang baik adalah rezeki yang paling mulia, sebagaimana isteri yang baik juga merupakan rezeki yang paling mulia.

Bila kita bersyukur dengan terus-menerus berusaha menjadi isteri yang semakin salehah, maka Allah pun dengan sifat Maha Adil-Nya akan memberikan kepada Anda suami yang juga semakin saleh.

Sikap “menjanjikan” mantan pacar seperti itu jelas bukan sikap yang ksatria. Seorang gentleman pantang mengganggu rumah tangga orang lain.

Apalagi mengharapkan rumah tangga orang lain, yang nota bene adalah mantan kekasih, menjadi berantakan. Hendaknya Anda waspada. Sikap seperti itu juga tanda bahwa dia bukan calon suami yang saleh. Kita bersyukur Allah tidak menjadikannya sebagai suami Anda.

Masalah seperti ini biasa dialami pasangan muda, dengan usia perkawinan di bawah sepuluh tahun. Inilah masa ujian yang paling berat dalam rumah tangga.

Bila kita bisa melalui masa ini dengan baik, minimal bisa mempertahankan keharmonisan rumah tangga yang sudah ada, insya Allah masa-masa yang berikutnya juga bisa kita lalui dengan baik.

Demikian. Semoga ada manfaatnya. Bila masih ada yang ingin disampaikan, kami persilakan.

Terima kasih.

***

Itulah jawaban atas permasalahan yang pernah diajukan oleh Ibu Charla kepada saya beberapa waktu yang lalu.

Bagi para pembaca yang ingin juga menanggapi atau memberikan tambahan, kami persilakan untuk menyampaikan pada kolom komentar.

Terima kasih.

Tags:

0 thoughts on “Ketika Mantan Datang Menggoda

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa

Hukum Keluarga Islam

Klik di sini
Need help?
Bila ada sesuatu yang ingin disampaikan, baik berupa pertanyaan maupun konfirmasi tentang artikel ini, maka kami persilakan...