SHOPPING CART

close
Rahasia Waktu Shalat

Keutamaan Sebagian Waktu

Di antara hikmah dan kebijaksanaan-Nya, Allah memberikan keutamaan kepada sebagian makhluk-Nya di atas makhluk-Nya yang lain. Misalnya Allah telah memberikan keutamaan kepada para nabi di atas seluruh umat manusia, dan memberikan keutamaan kepada Nabi Muhammad Saw. di atas seluruh nabi yang lain. Sebagaimana Allah memberikan kemuliaan kepada beberapa malaikat di atas para malaikat yang lain, serta memberikan keutamaan kepada Jibril As. di atas seluruh malaikat.

Bila kita perhatikan, ternyata hal yang serupa juga diberikan Allah kepada sebagian waktu di atas waktu-waktu yang lain.

1.      Keutamaan Bulan Ramadhan

Sebenarnya semua bulan itu sama saja. Oleh karena itu, bila ada bulan yang dimuliakan oleh umat Islam, hal itu terjadi bukan semata-mata karena bulannya, namun karena adanya ibadah-ibadah khusus dan peristiwa-peristiwa besar di bulan tersebut.

a.      Bulan Diturunkannya al-Qur’an

Keutamaan yang pertama diterangkan sendiri oleh Allah Swt. Keutamaan itu berkaitan dengan mukjizat terbesar Nabi Muhammad saw. sebagai hidayah bagi seluruh umat manusia sepanjang zaman. Allah Swt. berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ .

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (QS. Al-Baqarah: 185)

b.      Dibukanya Pintu Surga dan Ditutupnya Pintu Neraka

Di antara keutamaan bulan Ramadhan, pada bulan itu pintu surga dibuka lebar-lebar, sedangkan pintu neraka ditutup rapat-rapat.

إِذَا دَخَلَ شَهْرُ رَمَضَانَ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ ، وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ . رواه البخاري

“Bila datang bulan Ramadhan, maka pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Bukhari)

c.       Setahun Ramadhan

Demikian mulianya bulan Ramadhan, seandainya umat Islam mengetahui seluruh kemudahan yang dilimpahkan Allah di bulan itu, pastilah mereka mengharapkan bulan Ramadhan itu menjadi setahun penuh. Rasulullah saw. bersabda:

لَوْ يَعْلَمُ الْعِبَادُ مَا فِي شَهْرِ رَمَضَانَ لَتَمَنَّى الْعِبَادُ أَنْ يَكُونَ شَهْرُ رَمَضَانَ سَنَة . رواه الطبراني .

“Seandainya para hamba Allah mengetahui apa yang ada pada bulan Ramadhan, tentu mereka akan mengharapkan bulan Ramadhan itu menjadi setahun.” (HR. Thabrani)

a.      Tanda Keutamaan Umat Muhammad saw.

أَضَلَّ اللَّهُ عَنِ الْجُمُعَةِ مَنْ كَانَ قَبْلَنَا فَكَانَ لِلْيَهُودِ يَوْمُ السَّبْتِ وَكَانَ لِلنَّصَارَى يَوْمُ الأَحَدِ فَجَاءَ اللَّهُ بِنَا فَهَدَانَا اللَّهُ لِيَوْمِ الْجُمُعَةِ فَجَعَلَ الْجُمُعَةَ وَالسَّبْتَ وَالأَحَدَ وَكَذَلِكَ هُمْ تَبَعٌ لَنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ نَحْنُ الآخِرُونَ مِنْ أَهْلِ الدُّنْيَا وَالأَوَّلُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْمَقْضِىُّ لَهُمْ قَبْلَ الْخَلاَئِقِ . رواه مسلم

“Allah menghindarkan hari Jum’at dari umat sebelum kita. Bagi Yahudi hari Sabtu. Bagi Nasrani hari Ahad. Lalu Allah mendatangi kita, dan memberi kita petunjuk untuk mendapatkan hari Jum’at. Bila diurutkan hari-hari itu: Jum’at, Sabtu, Ahad. Demikianlah umat Yahudi dan Nasrani akan datang setelah kita pada hari kiamat. Kita datang terakhir di dunia, tapi kita akan datang yang pertama di hari kiamat. Kita akan menjadi umat yang pertama kali dihisab sebelum seluruh manusia.” (HR. Muslim)

2.      Keutamaan Hari Jum’at

Sebagaimana bulan, semua hari itu sebenarnya sama mulianya. Artinya masing-masing hari memiliki keistimewaan masing-masing. Khusus mengenai hari Juma’at, berikut ini beberapa keutamaannya:

a.      Tanda Keutamaan Umat Muhammad saw.

Di antara keutamaan hari Jum’at, ia memang dikhususkan untuk menjadi hari besar umat Islam, bukan umat yang lain.

Rasulullah saw. bersabda:

أَضَلَّ اللَّهُ عَنِ الْجُمُعَةِ مَنْ كَانَ قَبْلَنَا . فَكَانَ لِلْيَهُودِ يَوْمُ السَّبْتِ ، وَكَانَ لِلنَّصَارَى يَوْمُ الأَحَدِ ، فَجَاءَ اللَّهُ بِنَا فَهَدَانَا اللَّهُ لِيَوْمِ الْجُمُعَةِ ، فَجَعَلَ الْجُمُعَةَ وَالسَّبْتَ وَالأَحَدَ . وَكَذَلِكَ هُمْ تَبَعٌ لَنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ . نَحْنُ الآخِرُونَ مِنْ أَهْلِ الدُّنْيَا وَالأَوَّلُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ . الْمَقْضِىُّ لَهُمْ قَبْلَ الْخَلاَئِقِ . رواه مسلم

“Allah menghindarkan hari Jum’at dari umat sebelum kita. Bagi Yahudi hari Sabtu. Bagi Nasrani hari Ahad. Lalu Allah mendatangi kita, dan memberi kita petunjuk untuk mendapatkan hari Jum’at. Lalu Allah mengurutkan hari-hari itu menjadi: Jum’at, Sabtu, Ahad. Demikianlah umat Yahudi dan Nasrani akan datang setelah kita pada hari kiamat. Kita datang terakhir di dunia, tapi kita akan datang yang pertama di hari kiamat. Kita akan menjadi umat yang pertama kali ditetapkan (menjadi penduduk surga atau neraka) sebelum seluruh umat yang lain.” (HR. Muslim)

b.      Keutamaan Yang Bermacam-macam

Menggambarkan keutamaan hari Jumat dibandingkan hari yang lain, Rasulullah saw. bersabda:

سَيِّدُ الأَيَّامِ يَوْمُ الْجُمُعَةِ  وَأَعْظَمُهَا عِنْدَهُ ، وَأَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ يَوْمِ الْفِطْرِ وَيَوْمِ الأَضْحَى ، وَفِيهِ خَمْسُ خِلاَلٍ : خَلَقَ اللَّهُ فِيهِ آدَمَ ، وَأَهْبَطَ اللَّهُ فِيهِ آدَمَ إِلَى الأَرْضِ ، وَفِيهِ تَوَفَّى اللَّهُ آدَمَ ، وَفِيهِ سَاعَةٌ لاَ يَسْأَلُ الْعَبْدُ فِيهَا شَيْئاً إِلاَّ آتَاهُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِيَّاهُ مَا لَمْ يَسْأَلْ حَرَاماً ، وَفِيهِ تَقُومُ السَّاعَةُ . مَا مِنْ مَلَكٍ مُقَرَّبٍ وَلاَ سَمَاءٍ وَلاَ أَرْضٍ وَلاَ رِيَاحٍ وَلاَ جِبَالٍ وَلاَ بَحْرٍ إِلاَّ هُنَّ يُشْفِقْنَ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ . رواه أحمد

“Penghulu seluruh hari adalah hari Jum’at. Ia merupakan hari yang paling agung. Bahkan di sisi Allah ia merupakan hari yang lebih agung daripada Idul Fitri dan Idul Adha. Ia memiliki lima keutamaan, yaitu: (1) pada hari itu Allah menciptakan Adam, (2) pada hari itu Allah menurunkan Adam ke bumi, (3) pada hari itu Allah mewafatkan Adam, (4) pada hari itu tidak ada seorang pun yang berdoa melainkan Allah pasti mengabulkannya selama tidak meminta yang haram, (5) pada hari itu akan terjadi hari kiamat. Tidak ada malaikat di sisi-Nya, di langit, di bumi, di udara, di gunung, ataupun di laut, melainkan mereka semua merindukan hari Jum’at.” (HR. Ahmad)

3.      Keutamaan Sepertiga Malam Terakhir

Pada waktu sepertiga malam yang terakhir, Allah Swt. turun ke langit dunia. Dia mengabulkan setiap doa, setiap permohonan, dan memberikan ampunan.

Rasulullah saw. bersabda:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضى الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ : يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ : مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ ، مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ . رواه البخاري ومسلم .

Dari Abu Hurairah ra. Bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia pada setiap malam, yaitu pada sepertiga malam terakhir. Ia berfirman: ‘Siapa yang berdoa pada-Ku, pasti Aku kabulkan. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti Aku berikan. Siapa yang memohon ampunan pada-Ku, pasti Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tags:

0 thoughts on “Keutamaan Sebagian Waktu

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa

Hukum Keluarga Islam

Klik di sini
Need help?
Bila ada sesuatu yang ingin disampaikan, baik berupa pertanyaan maupun konfirmasi tentang artikel ini, maka kami persilakan...