SHOPPING CART

close
Pengantar Hukum Islam

Syarat-syarat Mujtahid

Untuk menjadi seorang mujtahid, kita harus memenuhi syarat-syaratnya. Berikut ini kami jelaskan secara ringkas syarat-syarat untuk menjadi seorang mujtahid:

1. Memahami Al-Qur’an dgn baik

Minimal ayat-ayat ahkam.

Sebenarnya tidak harus harus hafal, paham saja sudah cukup. Namun hafal lebih utama, karena ternyata hafalan juga membantu pemahaman.

Sebenarnya tidak harus menguasai seluruh isi Al-Qur’an. Namun lebih utama seluruhnya, karena ternyata ayat-ayat Al-Qur’an itu saling menjelaskan.

2. Memahami hadits dgn baik

Minimal hadits ahkam. Baik matan maupun sanad. Jumlahnya sekitar 500.000.

Juga tidak harus hafal. Minimal bisa merujuk dgn mudah.

3. Menguasai Bahasa Arab

Tidak harus sampai hafal Alfiyah. Tidak pula harus sepintar Ahmad bin Khalil atau Sibawaih. Yg penting mampu memahami kalimat dan ungkapan berbahasa Arab dgn baik dan benar.

Dengan kata lain, minimal bisa baca kitab. Karena al-Qur’an, hadits, kitab-kitab tafsir, syarah hadits yang diakui, semuanya berbahasa Arab.

4. Memahami maqashid syariah dgn baik

Memahami hukum saja tidak cukup. Karena hukum itu seperti sebuah senjata yg bentuk dan fungsinya beragam.

Tanpa pemahaman maqashid syariah, maka penerapan hukum akan jadi rancu.

Maqashid syariah itu tujuan syariat yang bermuara pada lima hal, yaitu: keselamatan agama, jiwa, harta, akal, dan keturunan.

5. Memahami perkembangan zaman dgn baik

Ketetapan hukum bisa berubah seiring dgn perubahan zaman dan tempat.

Maka di sini ilmu dan teori-teori sosial sangat penting dan jangan sampai kita abaikan.

Tags:

0 thoughts on “Syarat-syarat Mujtahid

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Klik di sini
Perlu penjelasan tambahan?