SHOPPING CART

close
Kultum Ceramah

Tingkatan Ukhuwah

 

Ukhuwah artinya persaudaraan. Akhi artinya saudaraku, tapi khusus untuk laki-laki. Kalau untuk perempuan: Ukhti.

Banyak orang menggunakan panggilan: Akhi atau Ukhti. Namun tidak menyadari bahwa panggilan seperti itu sebenarnya ada konsekuensinya.

Saya tidak berniat melarang panggilan tersebut. Saya hanya ingin menyampaikan, bahwa ada hak ukhuwah yang harus dipertanggungjawabkan. Atau setidaknya diusahakan dengan sungguh-sungguh.

Ada empat tingkatan ukhuwah yang masing-masing ada ukurannya.

Pertama: Ta’aruf

Ta’aruf artinya saling kenal. Hal ini mencakup nama, asal daerah, profesi, pendidikan, dst.

Adalah sesuatu yang menggelikan, ada orang yang biasa memanggil banyak temannya dengan sebutan Akhi setiap bertemu, tapi tidak tahu asal daerahnya. Bahkan tidak tahu namanya.

Kedua: Tafahum

Tafahum artinya saling memahami. Misal bila profesinya tentara, jadi ya agak kereng atau galak. Atau istilah halusnya tegas. Mungkin juga cenderung suka kasih perintah. Bila pangkatnya masih rendah, biasanya suka emosi. Kalau sudah jenderal biasanya lebih rasional. Meskipun bukan jaminan.

Itu hanya contoh, bukan hendak menyindir siapa-siapa. Hal yang sama bisa diqiyaskan pada profesi yang lain. Meskipun tidak berlaku mutlak.

Juga pada riwayat pendidikan, kaya dan miskin dalam harta, martabat sosial dalam masyarakat, dan seterusnya…

Ketiga: Ta’awun

Ta’awun artinya kerjasama. Sebuah contoh: Oya, teman saya jual hape. Bila saya perlu hape ya ke dia saja. Lagian tokonya dekat rumah saya…

Dan sebaliknya, teman yang punya toko hape tersebut mengetahui, bahwa salah seorang pelanggannya jualan sembako. Maka dia pun kadang-kadang belanja ke tokonya, meskipun tidak selalu.

Inilah adab atau sopan-santun dalam ukhuwah. Masing-masing berusaha memahami, menjaga, dan saling menguntungkan.

Keempat: Takaful

Takaful artinya saling menanggung. Ini ukhuwah yang paling tinggi. Tidak mengharapkan untung. Tapi malah siap rugi demi saudaranya. Hebat, bukan?

Heroik memang, tapi jadi biasa bila waktunya sudah tiba. Sehingga bukan sesuatu yang mustahil.

Satu tingkat demi tingkat harus dilalui satu per satu. Tidak bisa loncat, dan juga tidak bisa dipaksakan.

Demikian, semoga Allah SWT. memudahkan kita semua untuk menjadi saudara dalam ikatan iman dengan sesungguhnya.

Amin…

Tags:

0 thoughts on “Tingkatan Ukhuwah

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.