SHOPPING CART

close

Sayyidul Istighfar: Teks Arab, Latin, Terjemah dan Fadhilah

سَيِّدُ الْاِسْتِغْفَارِ

Say-yi-dul Is-tigh-far

 

Teks Arab

Sebenarnya ada beberapa redaksi sayyidul istighfar. Bukan hanya satu. Dan semuanya merujuk kepada hadits-hadits yang shahih. Dan kita boleh memilih mana saja dari redaksi tersebut.

Berikut ini merupakan teks sayyidul istighfar yang paling banyak digunakan. Sehingga bacaan ini menjadi sangat populer, khususnya pada masyarakat tanah air.

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّى

لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ

خَلَقْتَنِى وَأَنَا عَبْدُكَ

وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ

أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ

أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَىَّ

وَأَبُوءُ بِذَنْبِى فَاغْفِرْ لِى

فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

***

Teks Latin

Allahumma anta rabbii

Laa ilaaha illaa anta

Khalaqtanii wa ana ‘abduka

Wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu

A’uudzu bika min syarri maa shana’tu

Abuu-u laka bini’matika ‘alayya

Wa abuu-u bi dzanbii fagh-fir lii

Fa innahu laa yagh-firudz dzunuuba illaa anta. 

Silakan baca pula:

Doa Rabithah: Teks Arab, Teks Latin & Terjemah Per Kalimat

***

Terjemah

Ya Allah, Engkaulah Tuhanku.

Tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Engkau.

Engkau yang menciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu.

Senantiasa aku dalam genggaman-Mu, dan aku dalam perjanjian (beriman dan taat) kepada-Mu sekedar kemampuanku (yang serba terbatas).

Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku perbuat.

Aku mengakui atas nikmat yang Engkau berikan kepadaku.  Dan aku mengakui dosaku, maka aku mohon ampunan-Mu.

Dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa, melainkan hanya Engkau.

***

Fadhilah Sayyidul Istighfar

Terdapat banyak fadhilah atau keutamaan bacaan sayyidul istighfar. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Jaminan Masuk Surga

Hendaknya kita membaca sayyidul istighfar ini sebanyak dua kali. Yaitu di waktu pagi dan sore hari. Dengan demikian, maka kita akan memperoleh jaminan surga.

أنّ النبيّ -عليه الصلاة والسلام- قال: (ومَن قالَها مِنَ النَّهارِ مُوقِنًا بها، فَماتَ مِن يَومِهِ قَبْلَ أنْ يُمْسِيَ، فَهو مِن أهْلِ الجَنَّةِ، ومَن قالَها مِنَ اللَّيْلِ وهو مُوقِنٌ بها، فَماتَ قَبْلَ أنْ يُصْبِحَ، فَهو مِن أهْلِ الجَنَّةِ)

Nabi Muhammad Saw. bersabda:

“Barangsiapa membacanya pada siang hari dengan hati beriman. Lalu dia mati pada hari itu sebelum datang waktu sore. Maka dia menjadi penduduk surga.

Dan barangsiapa membacanya di waktu malam dengan hati beriman. Lalu dia mati sebelum datang waktu shubuh. Maka dia menjadi penduduk surga.”

(HR. Bukhari)

2. Membersihkan hati

Istighfar secara umum dapat membersihkan hati yang kotor. Di mana hati itu kotor dengan perbuatan dosa. Marilah kita perhatikan hadits berikut ini:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا أَذْنَبَ كَانَتْ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فِي قَلْبِهِ فَإِنْ تَابَ وَنَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ صُقِلَ قَلْبُهُ 

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Saw. bersabda,

“Sesungguhnya apabila seorang mukmin berbuat dosa. Maka akan ada titik hitam di dalam hatinya. Bila dia bertaubat, meninggalkan dosa itu, serta meminta ampun, maka hatinya akan kembali bersih.”

(HR. Ibnu Majah)

Bila istighfar bisa membersihkan hati, apalagi sayyidul istighfar. Boleh jadi ia merupakan sarana kebersihan hati kita yang paling manjur. Tentu hal ini disertai dengan pemahaman yang baik akan makna bacaan sayyidul istighfar.

3. Pernyataan Tauhid

Bila kita perhatikan dengan baik, maka kita akan mendapati. Bahwa bacaan sayyidul istighfar ini merupakan pernyataan tauhid yang sangat nyata.

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّى

لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ

خَلَقْتَنِى وَأَنَا عَبْدُكَ

Ya Allah, Engkaulah Tuhanku.

Tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Engkau.

Engkau yang menciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu.

Tentu saja kalimat tauhid merupakan kalimat yang paling utama. Pernyataan keimanan akan Rububiyah dan Uluhiyah Allah Swt. Sebagai kalimat pembuka untuk permohonan ampunan pada-Nya.

***

Penutup

Inilah beberapa penjelasan tentang sayyidul istighfar. Bila kita teruskan, maka bisa menjadi bahasan yang sangat panjang. Oleh karena itu, kiranya kami cukupkan sampai di sini saja.

Semoga ada manfaatnya bagi kita bersama.

Allahu a’lam.

_______________________

Bacaan utama:

Artikel: Ma Huwa Sayyidul Istighfar wa Ma Fadhluh, Syeikh Ahmed Dabbour.

Tags:

0 thoughts on “Sayyidul Istighfar: Teks Arab, Latin, Terjemah dan Fadhilah

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.