SHOPPING CART

close

Artikel SEO: Mudah Masuk Indeks Pencarian Google

Tentu saja kita semua pingin punya artikel yang bermanfaat untuk orang lain. Karena agama mengajari kita untuk menjadi pribadi yang bermanfaat. Apalagi ini berkaitan dengan ilmu. Di mana ilmu yang bermanfaat akan senantiasa memberikan pahala yang mengalir sepanjang masa. Inilah impian setiap insan yang beriman.

Namun ternyata tidak mudah membuat artikel yang bisa masuk indeks Google. Apalagi masuk halaman pertama.

Bagi seorang pemula, hal ini bikin stress. Bahkan putus asa. Sudah susah-susah bikin artikel, tapi tidak masuk dalam hasil pencarian di Google.

Nah, itu pula yang juga saya rasakan ketika mengawali bikin blog. Dari sekian puluh artikel yang saya tulis, hanya satu dua yang muncul dalam hasil pencarian Google. Bikin males nulis aja.

Namun karena niat saya sejak awal pingin memberikan yang terbaik bagi orang banyak, hal ini tidak pernah menghentikan hobi saya untuk menulis. Entah masuk indeks Google atau tidak. Bahkan entah dibaca orang atau tidak. Pokoknya saya senang bikin tulisan. Karena sudah jadi kebutuhan untuk menulis.

Dan betapa bahagianya ketika secara perlahan. Setelah sekian lama menunggu dan menunggu. Menulis dan tetap menulis. Akhirnya satu per satu artikel saya bermunculan di halaman pertama hasil pencarian Google. Malah ada satu dua yang di peringkat satu. Alhamdulillah…

Bagi orang yang tidak pernah punya cita-cita berkaitan dengan Google ini, tentu tidak begitu paham nilai dari prestasi ini. Yah saya sebut saja itu prestasi. Karena memang tidak mudah untuk mendapatkannya. Dibutuhkan usaha yang sungguh-sungguh. Serius. Tidak main-main. Sehingga berhasil mendapatkannya. Bukan kebetulan.

Oleh karena itulah pada kesempatan ini saya ingin sekali berbagi pengalaman tentang bagaimana teknik menulis konten yang disukai oleh Google.

***

1. Mesti Serius dan Sepenuh Hati

Ya. Biarpun kita seorang yang mumpuni di suatu bidang ilmu. Lalu kita menulis sebuah artikel di bidang ilmu itu. Bukan berarti kita bisa seenaknya menulis artikel sesuai selera.

Kita harus serius. Seakan kita hendak menulis artikel untuk dikirimkan ke jurnal ilmiah dengan standar internasional. Atau istilahnya sekarang disebut sebagai jurnal scopus.

Artikel yang dibuat secara iseng. Main-main. Tidak serius. Tunggu saja. Tidak akan pernah masuk dalam hasil pencarian Google. Sehingga tidak ada yang baca dan artikel itu pun jadi sia-sia.

Baca juga:  Tips Ngeblog Supaya Tetap Semangat Bikin Konten Bagus

***

2. Google Itu Cerdas dan Semakin Cerdas

Ya. Sungguh. Google itu tidak bodoh. Dia bekerja dengan sangat teliti. Dia bisa memilah mana artikel yang bagus dan yang buruk. Google selalu tahu. Mana artikel yang akan bermanfaat bagi orang banyak. Dan mana artikel yang hanya akan menjadi sampah dunia maya.

Dari waktu ke waktu. Google selalu mengupgrade kualias kemampuannya. Untuk menemukan artikel yang benar-benar bermutu.

Hal ini sudah diakui oleh para penulis di dunia maya.

Mungkin saja dulu banyak penulis yang berhasil menipu atau memanipulasi hasil pencarian Google. Dengan berbagai trik jitu nan licik bin culas. Namun jangan harap usaha itu akan berhasil.

Jadi, Google memang pintar. Dan ke depan Google akan semakin pintar dan semakin pintar.

Oleh karena itu, tiada pilihan lain. Kita harus memberikan kemampuan kita yang terbaik. Untuk menghasilkan arikel yang bagus. Sehingga bisa bersaing dengan artikel serupa. Yang jumlahnya bisa ratusan bahkan ribuan.

3. Artikel Harus Berbasiskan Data

Kita tidak bisa menulis seingatnya saja. Mau tidak mau. Malas tidak malas. Kita wajib menyajikan data secara ilmiah.

Misalnya ketika hendak mendefinisikan suatu istilah. Maka kita harus mengecek defisini istilah itu sesuai standar ilmiah. Yaitu secara bahasa dan istilah. Bukan seingatnya saja.

Bahkan kalau perlu kita punya bukunya. Buku yang menurut kita paling bagus di bidangnya.

Misalnya ketika saya menulis artikel tentang hadits. Maka di samping saya selalu tersedia sebuah kitab ilmu hadits. Yang menurut saya paling bagus. Yaitu: Taisir Musthalah Hadits, karya Syeikh Mahmud ath-Thahhan.

Saya pernah menulis beberapa artikel tentang ilmu hadits sejak tiga tahun yang lalu. Sampai sekarang semua artikel itu tidak pernah muncul dalam hasil pencarian Google. Karena saya tulis secara serampangan dan seingatnya saja. Meskipun analisisnya menurut saya cukup bagus. Namun datanya lemah.

Kemudian saya mencoba untuk menulis beberapa artikel tentang ilmu hadits secara serius. Dan ternyata benar. Tidak lama setelah itu semua artikel itu pun bermunculan dalam hasil pencarian Google. Bahkan hampir semuanya masuk pada halaman pertama. Dan beberapa di antaranya nangkring di nomor satu.

Alhamdulillah. Berarti bisa bermanfaat bagi orang lain.

4. Judul Yang Banyak Dicari Orang

Tujuan kita menulis adalah untuk dibaca orang. Bukan untuk kita nikmati sendiri. Ataupun sekedar mengagumi kepandaian diri sendiri.

Oleh karena itu, hendaknya kita membuat judul artikel yang kiranya akan memberikan manfaat untuk orang lain. Yang kiranya akan dicari oleh orang banyak. Semakin banyak yang mencari, maka semakin bermanfaat. Itulah harapan kita semua. Tanpa kecuali.

Bila kita benar-benar ingin menulis artikel yang kita sudah tahu tidak dicari orang. Apakah kita boleh tetap menulisnya?

Tentu saja boleh. Namun kita pun harus siap dengan konsekuensinya. Yaitu artikel itu tidak akan banyak dibaca orang. Karena tidak ada yang mencarinya.

5. Gunakan Aturan Aartikel Yang Sesuai SEO

SEO itu singkatan dari Search Engine Optimization

Artikel yang SEO artinya: artikel itu mudah dibaca dan dipahami oleh mesin pencari seperti Google. Karena mudah dibaca dan dipahami, maka artikel itu pun punya kesempatan yang bagus untuk disukai oleh Google.

Ketika sebuah artikel disukai oleh Google, maka besar kemungkinan untuk masuk halaman pertama hasil pencarian Google. Bahkan bisa menjadi nomor satu. Menjadi artikel terbaik di seluruh dunia, sesuai versi Google.

Lalu seperti apa artikel yang SEO itu?

Artikel yang SEO itu harus memenuhi seluruh kriteria berikut ini:

– Judul tidak boleh lebih 60 karakter

– Meta Description tidak lebih 160 karakter

– Panjang artikel tidak kurang dari 900 kata

– Punya gambar dalam artikel

– Kasih internal link

– Kasih juga eksternal link

– Berikan sub judul dengan penajukan 3

– Setiap sub judul yang memiliki lebih dari 300 kata harus dipecah jadi dua sub judul

– Jangan mengulang 3 kalimat berturut-turut dengan kata pertama yang sama

***

Itulah beberapa tips yang selama ini biasa saya lakukan untuk membuat artikel yang bagus. Dan terbukti mampu menduduki halaman pertama, bahkan sebagian memperoleh peringkat pertama hasil pencarian Google.

Semoga ada manfaatnya bagi kita semua.

Allahu a’lam.

Tags:

0 thoughts on “Artikel SEO: Mudah Masuk Indeks Pencarian Google

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.