SHOPPING CART

close

Buku: Kesalahan Yang Sering Terjadi dalam Puasa dan Zakat

Keseimbangan

Puasa dan zakat merupakan dua rukun Islam yang utama setelah syahadat dan shalat.

Apabila puasa itu menahan diri, maka zakat itu memberi. Apabila puasa itu berhenti menyenangkan diri sendiri, maka zakat itu berusaha menyenangkan hati orang lain.

Demikianlah Islam mengajarkan keseimbangan hidup dalam diri pemeluknya.

Baca Juga:

Apakah Menangis Bisa Membatalkan Ibadah Puasa?

***

Islam Agama Rahmat

Namun bukan berarti Islam mengajari umatnya untuk menyiksa diri sendiri.

Atau mengajarkan, bahwa jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan menyengsarakan diri.

Oleh karena itulah, kita mendapati Rasulullah Saw. melarang keras umatnya melakukan puasa wishal maupun puasa sepanjang masa, sebagaimana kita bahas sebelumnya.

Baca Juga:

IBADAH MAHDHAH & GHAIRU MAHDHAH: Pengertian Contoh Perbedaan

***

Islam tidak melarang kita kaya

Islam mewajibkan zakat kepada orang-orang yang memiliki harta, yang telah mencapai nishab sekaligus haul.

Hal ini menunjukkan bahwa Islam tidak melarang umatnya menjadi umat yang kaya.

Namun setelah kaya, hendaknya kita tidak lupa menunaikan kewajiban zakat, yang merupakan hak orang lain atas diri kita.

Kita punya keyakinan, seandainya umat Islam memiliki komitmen untuk melaksanakan perintah-perintah agamanya dengan tertib, sesungguhnya mereka akan menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Baca Juga:

Hukum Shalat Tarawih Empat Rakaat Satu Salam

***

Orang Islam jangan takut menjadi orang Islam

Kita bisa memahami apabila ada saudara kita yang belum beragama Islam tidak setuju apabila kita membangun komitmen sebagai orang Islam, karena mereka tidak mengenal agama kita dengan baik.

Namun bila orang Islam sendiri yang takut dengan komitmen itu, berarti orang Islam pun sebenarnya juga belum memahami agamanya dengan baik.

Dalam kerangka itulah, penulis memohon kepada setiap orang Islam yang memiliki pemahaman yang benar tentang agamanya, sesedikit apapun apalagi banyak, hendaknya mulai berbagi pemahaman itu dengan saudaranya. Dan insya’ Allah media yang paling efektif untuk tujuan itu adalah buku, meskipun hanya buku saku.

Baca Juga:

Hukum Satu Amalan Diniatkan Dua Ibadah Sekaligus Apakah Sah?

***

Isi dan Tujuan Buku

Buku ini tidak bermaksud mencari-cari kesalahan orang yang telah melaksanakan ibadah dengan sungguh-sungguh. Apalagi menyalah-nyalahkan dan mencari-cari masalah dengan orang yang tekun beribadah. Sama sekali tidak demikian.

Tujuan buku ini adalah menjelaskan bagaimana kita mengenali dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dalam beribadah, khususnya yang berkaitan dengan puasa dan zakat. Dengan demikian, kesalahan-kesalahan dalam beribadah itu bisa dihindari, dan ibadah pun semakin sempurna.

______________________

Gambar Buku:

Buku Kesalahan-kesalahan Yang Sering Terjadi dalam Puasa dan Zakat, oleh Ahda Bina A., Lc. 

Di antara isi buku:

Tidur Seharian Waktu Puasa dan Bergadang Semalaman

Hidangan Takjil Yang Sesuai Sunnah dan Paling Sehat

Apa Hukum Menunda-Nunda Waktu Berbuka Puasa?

Apakah Puasa Harus Dimulai Dalam Keadaan Suci?

Benarkah Musafir Tetap Wajib Melaksanakan Puasa Ramadhan?

Tags:

8 thoughts on “Buku: Kesalahan Yang Sering Terjadi dalam Puasa dan Zakat

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.