SHOPPING CART

close
Born To Be A Blogger

Pos Pertama

Sebelas tahun yang lalu…

Saya buka wordpress.com. Lalu saya coba mendaftar dengan nama sendiri. Saya ketikkan: ahdabina.wordpress.com. Muncul pesan:

“Mohon maaf, blog ini sudah ada yang pesan. Silakan coba nama yang lain.”

Waduh, asem tenan.

Lalu saya cek apakah betul sudah ada blog dengan alamat tersebut. Saya ketikkan lagi: ahdabina.wordpress.com.

Lho, kok ternyata tidak ada blog dengan alamat tersebut.

Saya makin penasaran. Kok bisa. Tadi katanya sudah ada yang pesan. Tapi ketika saya cek lha kok tidak ada. Gimana sih ini wordpress. Bikin pusing saja.

Lha terus, siapa orang yang sudah pesan blog dengan nama saya itu? Atau jangan-jangan saya sendiri yang pernah pesan blog tersebut, terus saya lupa dengan email yang saya gunakan untuk log in?

Saya benar-benar penasaran. Lalu usaha itu saya ulang dan terus saya ulang hingga puluhan bahkan ratusan kali selama bertahun-tahun, setiap ada kesempatan.

Penasaran saja. Dan saya masih belum percaya dengan penglihatan saya. Ah, masa iya sudah ada yang pesan. Siapa orangnya? Siapa tahu saya sendiri orangnya.

Celakanya, saya tidak pernah berhasil membujuk diri sendiri untuk menerima kenyataan tersebut. Karena sebelumnya saya pernah mengalami kekecewaan yang tidak kalah pahitnya.

***

Saya pernah bikin blog dengan nama ahdabina.blogspot.com. Cuma bikin, tapi tidak tahu mau nulis apa. Mau nulis, tapi selalu ragu-ragu, jangan-jangan nanti isinya salah. Takut diketawakan orang. Jadi blog itu masih kosong.

Sekian lama terbengkalai,  kemudian saya pingin kembali mengakses blog tersebut, tapi tidak berhasil. Padahal saya sudah menemukan email yang dulu saya gunakan untuk sign up dan login ke blog tersebut.

Berkaitan dengan blog di google tersebut, rupanya ada nasib kurang mujur menimpa saya. Google telah mereset dan mengenali blog saya itu dengan alamat email di Yahoo yang berakhiran .co.id. Padahal email yang dulu saya gunakan itu berakhiran .com.

Saking kecewanya dengan ahdabina.wordpress.com dan ahdabina.blogspot.com, demi menghibur hati yang demikian terluka, hehe, sampai-sampai saya pesan domain dengan nama sendiri: ahdabina.com. Sesuatu yang bagi bloger pemula sekaligus super malas seperti saya termasuk barang yang mewah. Yah itu tadi, semata-mata demi menyenangkan diri sendiri saja.

***

Lha terus bagaimana bisa sekarang saya menggunakan ahdabina.wordpress.com?

Tadi pagi selesai shalat Shubuh, tiba-tiba saja saya memperoleh sebuah ide baru untuk login dengan cara yang selama ini nampaknya belum pernah saya coba. Sebuah ide yang amat sangat sederhana, tapi ternyata sangat ampuh.

Subhanallah, dan ternyata: eng ing eng…

Berhasil, Saudara-saudara…

Setelah itu, barulah saya ambil satu-dua tulisan ringan yang pernah saya upload di blog saya yang lain.

***

Dulu sebelum berhasil masuk ke blog yang satu ini diam-diam saya amat suka berfantasi ria, bagaimana kalau saya berhasil masuk dan mengisi blog ini sesuka hati. Wah betapa indahnya.

Nah, sekarang sudah berhasil sungguhan. Apa benar senikmat yang saya bayangkan?

Pada awalnya memang amazing banget. Terasa begitu kaget dan benar-benar terhenyak. Lho kok bisa… Akhirnya… Ya Allah… Seperti tidak percaya. Lho kok bisa… Setelah sebelas tahun?

Lha terus ini penyakitnya. Muncul pikiran aneh. Kenapa tidak dari dulu saja ya saya bisa masuk ke blog ini? Kalau sejak dulu saya bisa masuk, tentu sudah sangat banyak tulisan saya di blog ini?

Setan memang sungguh dahsyat. Keadaan yang seharusnya disyukuri, malah disesali. Bila menuruti setan, celakalah kita semua.

Lah, ini kan cuma sebuah blog.

Ingat saja dulu bagaimana kita pernah punya angan-angan kalau berhasil menikahi perempuan pujaan. Dalam hati kita semua pasti pernah berjanji akan membahagiakannnya lahir dan batin, siang dan malam, susah dan lapang. Tapi nyatanya? Hehehe…

Yah, memang sebaiknya kita saling mendoakan saja.

Semoga Allah Swt. senantiasa melimpahkan kesehatan kepada kita semua. Sehingga secara rutin kita bisa ngeblog di worpress, blogspot, atau yang lainnya dengan lancar.

Amin amin amin ya Rabbal ‘alamin…

***

Inilah pos pertama saya di wordpress. Bila ada tulisan yang nangkring duluan, berarti itu impor dari blog saya yang sebelumnya. Matur nuwun. Wassalam.

 

 

Tags:

0 thoughts on “Pos Pertama

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Beasiswa

Hukum Keluarga Islam

Klik di sini
Need help?
Bila ada sesuatu yang ingin disampaikan, baik berupa pertanyaan maupun konfirmasi tentang artikel ini, maka kami persilakan...