SHOPPING CART

close

Lahan Ijtihad: Masalah Yang Boleh Diijtihadi dan Yang Tidak

Pendahuluan

Secara bahasa, kata ijtihad berasal dari kata: jahada-yajhadu-jahdan. Lalu berkembang menjadi: ijtahada-yajtahidu-ijtihadan.

Dalam kamus bahasa Arab, makna jahada dan ijtihad bisa bermakna banyak, di antaranya:

  • Kesusahan (Masyaqqah)
  • Hasil dari suatu usaha (Ghayah wa ma yuhshal)
  • Kemampuan (Thaqah wa Wus’u)
  • Bersungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu (Mubalaghah fis-syai’i)
  • Menampakkan (Zhuhur)

Maka secara umum ijtihad itu artinya adalah: “Mengerahkan segenap tenaga untuk melakukan suatu pekerjaan. Utamanya pekerjaan yang berat.”

Adapun secara istilah, ijtihad adalah:

“Mengerahkan segenap daya dan upaya untuk memperoleh ‘ilm atau zhann di bidang hukum.”

Untuk lebih detilnya, silakan membaca artikel berikut:

Ijtihad: Pengertian Secara Bahasa dan Istilah

***

1. Dalil Qath’i Tsubut

Pengertian Dalil Qath’i Tsubut

Dalil: petunjuk, bukti.

Qath’i: pasti, tanpa keraguan, tidak multitafsir.

Tsubut: keberadaannya, eksistensinya.

Dalil Qath’i Tsubut:

 

 

Contoh Dalil Qath’i Tsubut

– Semua ayat al-Qur’an

– Semua hadits mutawatir

Baca Juga:

Hadits Mutawatir: Pengertian, Contoh dan Macam-macamnya

***

2. Dalil Zhanni Tsubut

Pengertian Dalil Zhanni Tsubut

 

Contoh Dalil Zhanni Tsubut

 

Baca Juga:

 

***

3. Dalil Qath’i Dalalah

Pengertian Dalil Qath’i Dalalah

 

Contoh Dalil Qath’i Dalalah

 

Baca Juga:

 

***

4. Dalil Zhanni Dalalah

Pengertian Dalil Zhanni Dalalah

Contoh Dalil Zhanni Dalalah

Baca Juga:

 

***

A. Masalah-masalah Yang Tidak Boleh Diijtihadi

 

Baca Juga:

 

***

B. Masalah-masalah Yang Boleh Diijtihadi

1. Masalah Yang Dalilnya Qath’i Tsubut Namun Zhanni Dalalah

 

Baca Juga:

 

***

2. Masalah Yang Dalilnya Zhanni Tsubut sekaligus Zhanni Dalalah

 

Baca Juga:

 

***

3. Masalah Yang Dalilnya Qath’i Dalalah Namun Zhanni Tsubut

 

 

 

Baca Juga:

 

***

Penutup

Inilah beberapa hal yang bisa kami sampaikan berkaitan dengan lahan ijtihad. Bila ada tambahan informasi, tanggapan maupun pertanyaan, maka kami persilakan untuk disampaikan pada kolom komentar. Terima kasih.

Allahu a’lam.

___________________

Bacaan Utama:

Kitab al-Wajiz fi Ushulil-Fiqh. Dr. Abdul Karim Zaidan.

Kitab al-Wajiz fi Ushulil-Fiqh al-Islami. Syeikh Muhammad Musthafa az-Zuhaili.

Kitab-al-Wajiz-fi-Ushul-Fiqh-Islami
Kitab Ushul Fiqih
Tags:

0 thoughts on “Lahan Ijtihad: Masalah Yang Boleh Diijtihadi dan Yang Tidak

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.